Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polres Barru Pantau Ketersediaan Gas 'Melon'

Barru, wartamerdeka.info, - Kepolisian Resor Barru bergerak cepat mencegah timbulnya kelangkaan gas LPG bersubsidi di Kabupaten Barru. Sedikitnya 93 personel dikerahkan untuk melakukan pemantauan distributor dan jalur pendistribusian gas LPG bersubsidi di wilayah Barru, Jumat (07/02/2025).

Rilis Humas Polres Barru menyatakan, langkah antisipasi untuk mencegah timbulnya kelangkaan dan penimbunan yang dilakukan oleh spekulan dengan memanfaatkan momen peralihan kebijakan rantai distribusi gas LPG 3 Kg atau 'melon' tersebut.

Berdasarkan hasil pemantauan tim di sejumlah pangkalan dan pengecer, ketersediaan tabung gas masih dalam kategori mencukupi. Hal tersebut diungkapkan oleh Kasi Humas Polres Barru Iptu Sulpakar. A.S, S.E.

“Sejauh ini ketersediaan LPG masih normal, belum ditemukan kelangkaan, baik di tingkat pangkalan maupun pengecer,” terang Kasi Humas.

Selain itu, harga jual di pangkalan juga tidak ditemukan kenaikan harga. Gas LPG 3 kilogram masih dijual seharga Rp. 18.000,-(syam) -.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama