Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Presiden Prabowo Subianto Lantik A.Ina-Abustan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Barru

Jakarta, wartamerdeka.info, - Presiden Probowo Subianto melantik dan mengambil sumpah A. Ina Kartika Sari, SH. M.Si dan Dr. Ir. Abustan A. Bintang. M.Si., sebagai Bupati dan Wakil Bupati Barru priode 2025-2030 di Istana Negara, jalan Medan Merdeka Utara Jakarta Pusat,  Kamis (20/2/2025).
Pelantikan ini mencatatkan sejarah baru, khususnya bagi pemerintah dan masyarakat kabupaten Barru untuk pertama kalinya dalam sejarah Bupati dan Wakil Bupati Barru dilantik oleh Presiden RI. Selain itu pelantikan tersebut merupakan kado istimewa bagi kabupaten Barru karena tanggal 20 Februari bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Barru. 
Di Istana Negara, Presiden Prabowo melantik , 961 kepala daerah terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota. 

Pelantikan ini merupakan yang pertama kali digelar secara serentak di Istana Kepresidenan, menandai babak baru perjalanan besar dalam tata kelola pemerintahan daerah di Indonesia. 

Sebelum menuju Istana Negara, A. Ina dan Abustan bersama para kepala daerah berkumpul di area merdeka barat Monas dan kirab diiringi marchingband taruna IPDN   memasuki Istana Negara. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama