Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

TPPS Barru Ikuti Evaluasi Kinerja Penurunan Stunting Bersama TPPS se-Sulsel


Barru (wartamerdeka. info) - Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Barru, menghadiri kegiatan Penilaian Kinerja Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting secara virtual melalui Zoom Meeting di Ruang Barru Smart Information Center (Basic) lantai II Kantor Bupati Barru, Selasa, (27/5/2025).

Kegiatan yang di buka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawaty Rusdi. Acara turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh anggota Tim TPPS dari seluruh kabupaten/kota se Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah Wilayah III Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, TB Chaerul.


Wakil Gunernur dalam arahannya menekankan pentingnya upaya bersama dari seluruh pemangku kepentingan untuk terus melakukan pemantauan serta langkah-langkah konkret dalam menurunkan angka stunting di wilayah Sulsel.

Fatmawaty menyampaikan, berdasarkan hasil survei, prevalensi stunting di Sulawesi Selatan mengalami penurunan dari 27,4 persen pada tahun 2023 menjadi 23,3 persen pada tahun 2024. Namun, angka tersebut masih berada di atas rata-rata nasional yang saat ini berada pada 19,8 persen.

“Ini merupakan pekerjaan rumah yang penting bagi kita semua untuk mencapai target rata-rata nasional pada tahun 2025,” ujar Fatmawaty.

Ia juga menegaskan bahwa pertemuan ini sangat strategis sebagai wadah evaluasi dan identifikasi terhadap berbagai kendala yang dihadapi dalam upaya penurunan stunting.

 Fatmawaty berharap agar seluruh tim TPPS, hingga ke tingkat desa dan kelurahan, dapat terus bergerak aktif melaksanakan program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya kelompok sasaran.

Sementara itu, TB Chaerul dalam paparannya menyampaikan substansi Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri terkait pelaksanaan aksi konvergensi pencegahan dan penurunan stunting, yang selaras dengan visi dan delapan misi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

"Seluruh Tim TPPS diminta untuk memastikan bahwa intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilaksanakan secara tepat sasaran, mencakup ibu hamil, bayi, remaja, serta keluarga dan masyarakat secara umum", harap dia. 

Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 27–28 Mei 2025, dengan agenda pemaparan capaian angka stunting oleh masing-masing Ketua TPPS kabupaten/kota secara bergiliran.(syam)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...