Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Berita Foto

Cinque Terre

Hawa Moalim, 33 tahun, duduk bersama anak-anaknya di kamp pengungsi Wayamo di Baidoa, negara bagian Somalia Barat Daya, setelah melarikan diri dari wilayah Bakool ketika kekeringan menghancurkan mata pencahariannya. Ia memulai perjalanan dengan enam anak dan beberapa kambing yang selamat, tetapi hewan-hewan itu mati di sepanjang jalan, sehingga keluarga tersebut tidak memiliki apa pun ketika mereka tiba dua minggu lalu. [Abdulkadir Mohamed/NRC] (sumber: Al Jazeera)

Resmikan Masjid Nurul Abrar, Wabup Barru: Simbol Ketulusan dan Persatuan Umat


Barru (wartamerdeka. info) -Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menghadiri sekaligus meresmikan Masjid Nurul Abrar Berarue yang terletak di Dusun Berarue, Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Selasa (10/06/2025).

Dalam suasana yang khidmat dan penuh rasa syukur, peresmian ditandai dengan pengguntingan pita di pintu masjid. Wabup Abustan didampingi oleh pengurus masjid, Kepala Desa Pancana, serta Camat Tanete Rilau.

Acara ini juga dirangkaikan dengan syukuran atas selesainya pembangunan masjid yang hanya memakan waktu tiga bulan.

Dalam sambutannya, Wabup Abustan menegaskan bahwa pembangunan fisik masjid hanyalah awal dari perjalanan yang lebih besar, yakni memakmurkannya.


“Membangun masjid itu mudah, tetapi tantangan sebenarnya adalah bagaimana memakmurkannya. Nurul Abrar berarti ‘cahaya kejujuran’, yang mencerminkan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW. Masjid ini lahir dari kejujuran dan ketulusan masyarakatnya,” ungkap Wabup.(syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama