Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Abustan Kecil dan Doa di Dalam Nama: Sebuah Pertemuan yang Membekas di Hati


Di tengah hiruk-pikuk persiapan kunjungan Menteri Agama RI, Jumat pagi (25/7/2025), sebuah momen kecil di TPU Islam Wanawaru justru mencuri perhatian. 

Bukan karena formalitas atau pidato, melainkan karena tatapan hangat, senyum tulus, dan sebuah nama yang menjadi jembatan harapan.

Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., tengah menyapa warga ketika langkahnya terhenti oleh pandangan pada seorang bayi laki-laki yang digendong ibunya. 

Bayi itu terlihat tenang, memandangi Wabup seolah mengenal sosok yang berdiri di depannya.

Namanya Abustan Ali Imran. Lahir 23 Agustus 2024, dan hari itu untuk pertama kalinya ia bertemu langsung dengan lelaki yang menjadi asal mula namanya.

Ibunya, Iin Tris Amalia, tersenyum lembut saat memperkenalkan sang anak. “Namanya kami ambil dari nama Bapak,” ujarnya pelan. 

“Sebagai harapan, agar anak ini bisa tumbuh menjadi pemimpin yang bijak dan dicintai rakyatnya, seperti Bapak Abustan.”ucapnya lagi terbata bata. 

Di sampingnya Lukman, sang ayah, mengangguk dan suaranya nyaris berbisik. “Dulu kami pernah berikrar, kalau Pak Abustan terpilih menjadi Wakil Bupati , kami akan menamai anak kami dengan namanya. Dan alhamdulillah, itu terjadi", katanya dengan senyum lirih. 

Wabup Abustan terdiam sesaat. Matanya berkaca. Ia menunduk, menyentuh kepala si kecil yang memandang polos tanpa tahu bahwa dirinya telah membawa haru ke hati seorang pemimpin.

“Nama itu… ternyata bukan sekadar nama,” ucap Wabup dengan suara pelan. “Ia adalah titipan cinta dari orang tua kepada masa depan.

Dan hari ini saya merasa sangat tersentuh, karena nama saya hidup dalam harapan sebuah keluarga.”

Di balik kesederhanaan tempat itu, terselip kisah cinta. Cinta orang tua pada anaknya, cinta rakyat pada pemimpinnya, dan cinta seorang pemimpin pada tanggung jawabnya.

Abustan kecil mungkin belum mengerti arti pertemuan itu. Tapi suatu hari nanti, ketika ia mendengar kisah ini, ia akan tahu bahwa namanya adalah puisi. 

Puisi tentang harapan, kepercayaan, dan cinta yang disematkan dalam diam, lalu diucapkan kembali lewat sebuah senyuman di pagi yang syahdu. (Syam M. Djafar)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...