Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Wisata Indonesia

Sebanyak 19 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Barru Ikuti Job Fit


Makassar (wartamerdeka.info) - Sebanyak 19 dari 21 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barru mengikuti Uji Kesesuaian (Job Fit) yang diselenggarakan oleh Panitia Seleksi (Pansel) bertempat di UPT Uji Potensi dan Kompetensi BKD Prov. Sulsel di Makassar, Kamis 17/7/2025.

Job Fit  yang berlangsung, 17-18 Juli 2025 ini, dilaksanakan sebagai bagian dari evaluasi dan penataan manajemen talenta di kalangan pejabat eselon II, untuk memastikan kesesuaian kompetensi, kualifikasi, dan kinerja dengan kebutuhan organisasi.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pj Sekda Barru, Abubakar, S. Sos. M.Si, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya Job Fit sebagai upaya mewujudkan birokrasi profesional, adaptif, dan responsif terhadap tantangan pembangunan.

“Job Fit bukan hanya soal evaluasi posisi, tapi juga refleksi atas dedikasi dan kesiapan kita menghadapi tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang", ujar Pj Sekda.

Proses uji kesesuaian dilakukan oleh Panitia Seleksi Independen yang terdiri dari akademisi, praktisi, dan unsur birokrasi senior, dengan metode evaluasi berbasis kompetensi, rekam jejak, serta wawancara mendalam.

Kepala BKPSDM Kabupaten Barru Syamsir, S. Ip. M. Si menyampaikan bahwa hasil Job Fit ini akan menjadi dasar pertimbangan dalam penataan jabatan pimpinan tinggi sesuai dengan prinsip meritokrasi dan kebutuhan organisasi.

"Pemerintah Kabupaten Barru terus mendorong pembinaan karier ASN yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik", jelasnya. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama