Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sebanyak 19 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Barru Ikuti Job Fit


Makassar (wartamerdeka.info) - Sebanyak 19 dari 21 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barru mengikuti Uji Kesesuaian (Job Fit) yang diselenggarakan oleh Panitia Seleksi (Pansel) bertempat di UPT Uji Potensi dan Kompetensi BKD Prov. Sulsel di Makassar, Kamis 17/7/2025.

Job Fit  yang berlangsung, 17-18 Juli 2025 ini, dilaksanakan sebagai bagian dari evaluasi dan penataan manajemen talenta di kalangan pejabat eselon II, untuk memastikan kesesuaian kompetensi, kualifikasi, dan kinerja dengan kebutuhan organisasi.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pj Sekda Barru, Abubakar, S. Sos. M.Si, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya Job Fit sebagai upaya mewujudkan birokrasi profesional, adaptif, dan responsif terhadap tantangan pembangunan.

“Job Fit bukan hanya soal evaluasi posisi, tapi juga refleksi atas dedikasi dan kesiapan kita menghadapi tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang", ujar Pj Sekda.

Proses uji kesesuaian dilakukan oleh Panitia Seleksi Independen yang terdiri dari akademisi, praktisi, dan unsur birokrasi senior, dengan metode evaluasi berbasis kompetensi, rekam jejak, serta wawancara mendalam.

Kepala BKPSDM Kabupaten Barru Syamsir, S. Ip. M. Si menyampaikan bahwa hasil Job Fit ini akan menjadi dasar pertimbangan dalam penataan jabatan pimpinan tinggi sesuai dengan prinsip meritokrasi dan kebutuhan organisasi.

"Pemerintah Kabupaten Barru terus mendorong pembinaan karier ASN yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik", jelasnya. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama