Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Desakan SEMMI Cabang Surabaya: Usut Tuntas atau Gelombang Massa Bergerak!

Surabaya, wartamerdeka.info, - Tragedi seorang pengemudi ojek online (ojol) yang dilindas kendaraan aparat kepolisian saat aksi demonstrasi kemarin memantik gelombang kemarahan publik. Ketua Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Surabaya, Ryu Choirul Adi Firmansyah, menegaskan peristiwa ini bukan sekadar insiden, tetapi bukti nyata gagal dan ketidakbecusan negara dalam menjalankan fungsi perlindungan terhadap rakyatnya.

“Negara seharusnya hadir melindungi rakyat. Tapi apa yang kita saksikan? Aparat justru melindas, pemerintah menutup mata, DPR diam membisu. Ini adalah cermin kepemimpinan yang tidak becus!” tegas Ryu.

Ryu menolak anggapan bahwa tragedi ini hanyalah kelalaian teknis. Menurutnya, aksi rakyat turun ke jalan lahir dari keresahan yang nyata terhadap kebijakan yang tidak berpihak.

“Aksi demo bukan tanpa alasan. Itu adalah jeritan perut yang lapar, hati yang kecewa. Tapi bukannya dijawab dengan dialog, justru dibalas dengan kekerasan. Maka tragedi ini adalah puncak dari kegagalan negara mendengar suara rakyat,” ujarnya.Ia menegaskan bahwa SEMMI Cabang Surabaya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Bahkan, Ryu mengingatkan bahwa jika pemerintah dan DPR tetap bungkam, maka gelombang massa akan semakin besar.

“Kami tegaskan: SEMMI akan terus berada di jalan kebenaran. Jangan pernah menganggap tragedi ini bisa dilupakan begitu saja. Jika negara tetap bungkam, ribuan kader dan massa SEMMI siap memenuhi jalanan Surabaya bahkan kota-kota lain untuk menuntut keadilan!” katanya dengan lantang.

SEMMI Surabaya menegaskan akan mengawal kasus ini tanpa kompromi. Bagi Ryu, tragedi ini harus menjadi titik balik, bukan sekadar catatan kelam yang dilupakan.

“Hari ini seorang ojol jadi korban, besok bisa siapa saja. Negara tidak boleh berdiri di atas darah rakyat kecil. Jika penguasa terus membungkam suara rakyat dengan ban dan kekerasan, maka jangan salahkan bila perlawanan rakyat semakin besar. SEMMI siap berada di garis depan!” pungkasnya.(Nob)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...