Langsung ke konten utama

Jejak Sejarah 32 Tahun Lahirnya Yayasan At Taqwa Brondong (bagian 1)

 
    Sudirman Ja'id 
Oleh : W. Masykar
Forum Sukses Study (Forsus) adalah cikal bakal lahirnya Yayasan At Taqwa Brondong yang dibentuk 32 tahun lalu - tepatnya pada 23 Agustus 1993.
Nama Sudirman Ja'id dan Warminto Masykar,  adalah mereka yang tidak bisa dilupakan ide besarnya ketika bicara siapa arsitek dibalik lahirnya Forum Sukses Study sebelum Bermetamorfosis menjadi Yayasan At Taqwa. Meski belakangan akhirnya muncul nama nama seperti Zuliati, Kasmulin dan Afnan Abdullah. 
Itu sebabnya susunan Pengurus pertama :
Ketua : Sudirman Ja'id
Sekretaris: Warminto Masykar
Bendahara : Afnan Abdullah
Warminto Masykar
Tidak berselang lama, susunan pengurus berubah : Ketua : Warminto Masykar (PJ) karena Sudirman Ja'id banyak kesibukan diluar.

Nah, awalnya berangkat dari kegelisahan sejumlah pemikir muda dengan ide ide brilian yang berhimpun di Organisasi Pelajar - Pelajar Islam Indonesia - (PII) Brondong. Apalagi saat itu,  lahir UU Ormas tahun 1985 - Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan, yang menjadi landasan hukum bagi Ormas di Indonesia selama masa Orde Baru. UU ini mengatur pembentukan dan operasionalisasi Ormas, serta memuat ketentuan mengenai asas tunggal Pancasila bagi Ormas dan partai politik. Dan PII adalah satu satunya Ormas (pelajar) yang tidak menerima Pancasila sebagai asas tunggal organisasi.
Drs. H. Darwoto Ketua Yayasan At Taqwa Brondong
Sudirman Ja'id banyak melakukan kotemplasi dan melakukan komunikasi intens dengan Warminto Masykar untuk mensiasati - bagaimana kawan kawan yang tergabung di organisasi PII masih tetap bisa berkegiatan, berkontribusi untuk sosial kemasyarakatan.
Dari sinilah, Sudirman Ja'id lantas membuat Yayasan - yang sebelumnya - diawali dengan wadah Forum Sukses Study.

Bahkan menentukan nama "Sukses Study" pun harus melewati beberapa pertemuan (diskusi). Apakah Forum Sukses Study - kata Study - tepat disandingkan dengan kata Sukses - yang seharusnya Success Study atau Sukses Studi?
Dari pemilihan nama dan pilihan kata saja harus melewati berbagai pembicaraan resmi di kepengurusan PII Komisariat Brondong saat itu. Akhirnya, disepakati namanya Forum Sukses Study.

Nah, tidak lama - Forum Sukses Study akhirnya menjadi Yayasan Sukses Study melalui Notaris Silvia Herman (Wahyudin).
"Iya betul itu, waktu itu tidak lama terbentuk Forum Sukses Study langsung saya mengurus akta notaris ke Surabaya," Ungkap Sudirman Ja'id.
Kehadiran Yayasan ini, sesungguhnya  tidak lepas dari tujuan organisasi PII - Pelajar Islam Indonesia - "Terciptanya kesempurnaan pendidikan dan kebudayaan yang sesuai dengan syariat Islam bagi segenap bangsa Indonesia dan umat manusia".(*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...