Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Gubernur Sumut Apresiasi Partisipasi PEP Rantau dan Pangkalan Susu dalam PIIS 2025

Medan, wartamerdeka.info, - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau stan SKK Migas Sumbagut-KKKS Wilayah Sumut di Pekan Inovasi dan Investasi Sumut 2025 (PIIS) di Istana Maimum, Rabu (20/8/2025). 

Bobby Nasution bersama Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti serta para SKPD setiba di stan mendapat penjelasan perihal kegiatan hulu migas di wilayah Sumbagut khususnya Sumut. 

Dia mengapresiasi peran serta PT Pertamina EP (PEP) Pangkalan Susu dan PEP Rantau yang mengadakan edukasi hulu migas untuk siswa SMA serta mempromosikan produk-produk UMKM binaan.

Dalam kunjungannya, ia meminta SKK Migas-KKKS Wilayah Sumut untuk semakin memperkuat kolaborasi. "Saya rasa ini inisiatif yang sangat bagus. Mohon kita tingkatkan kolaborasi di Sumut," ujarnya singkat seusai berdialog.

Menanggapi Gubernur Sumut, Manager Pertamina PEP Pangkalan Susu Field Edwin Susanto mengatakan, SKK Migas dan KKKS akan selalu berkolaborasi demi terwujudnya program pemerintah untuk kedaulatan energi, salah satunya target satu juta barel pada 2030.

Dalam mengisi kegiatan pameran, PEP Pangkalan Susu dan PEP Rantau menggelar program edukasi yang melibatkan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Assistant Manager Petroleum Engineering PEP Pangkalan Susu Aris Widodo dan Environment Staff HSSE PEP Rantau Royyan Anrozi hadir sebagai pembicara. 

Aris menerangkan tentang pengenalan industri minyak dan gas (migas) dan asal usul migas. Sedangkan Royyan banyak memaparkan mengenai pentingnya kesehatan, keselamatan, keamanan dan lingkungan (HSSE) pada industri hulu migas.

Siswa-siswi SMA makin bersemangat saat Royyan menjelaskan mengenai berbagai Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (Program PPM) yang dijalankan PEP Rantau.

SKK Migas Sumbagut bersama KKKS Wilayah Sumut kembali ambil bagian dalam acara tahunan PIIS yang digelar mulai Rabu (20/8/2025) sampai Sabtu (23/8/2025). Keikutsertaan SKK Migas bersama KKKS ini sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Sumut. Kali ini booth SKK Migas Sumbagut dan KKKS Sumut mendapatkan predikat Juara 1 sebagai Stand Terbaik. (Hasrizal)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama