Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Hilirisasi Komoditas Perkebunan Mampu Meningkatkan Penerimaan Devisa Negara

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, saat meng-ikuti Rapat Koordinasi Nasional Hilirisasi Komo-ditas Perkebunan di Kementerian Pertanian Jakarta, Senin (22/9/2025). (Foto:Humas Barru) 

Jakarta (wartamerdeka.info) - Pemerintah pusat mendorong alokasi anggaran untuk mendukung penyediaan fasilitas pengolahan seperti pabrik, gudang penyimpanan, serta penyediaan bibit unggul dengan produktivitas tinggi, untuk penguat hilirisasi komoditas perkebunan yang diperkirakan mampu meningkatkan penerimaan devisa negara. 

Hal ini disampaikan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaeman, saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan yang digelar di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, Jakarta, Senin (22/9/2025).

Rakornas ini menjadi wadah konsolidasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat langkah strategis hilirisasi komoditas perkebunan sebagai upaya mendukung swasembada pangan nasional dan peningkatan daya saing ekspor.

Maka, lanjut Menteri, pemerintah menekankan pentingnya akselerasi produksi perkebunan dengan mengutamakan aspek pengolahan, sehingga hasil yang diperoleh masyarakat semakin maksimal.

Dengan penguatan hilirisasi, komoditas perkebunan tidak hanya bernilai jual tinggi, tetapi juga mampu meningkatkan penerimaan devisa negara.

Dikatakan, sejumlah komoditas unggulan yang menjadi fokus hilirisasi adalah kopi, cengkeh, kelapa, mete, kakao, pala, sawit, lada, dan komoditas ekspor potensial lainnya.

Pemerintah mendorong alokasi anggaran untuk mendukung penyediaan fasilitas pengolahan seperti pabrik, gudang penyimpanan, serta penyediaan bibit unggul dengan produktivitas tinggi.

Sememtara itu, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, SH. M. Si. yang hadir didampingi Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan, Ir. Ahmad. M.M menyatakan Kabupaten Barru siap mendukung kebijakan nasional tersebut, mengingat sektor perkebunan merupakan salah satu penopang utama ekonomi masyarakat.

“Barru berkomitmen untuk menguatkan peran petani dan kelompok usaha melalui hilirisasi, agar produk perkebunan kita tidak berhenti sebagai bahan mentah, melainkan menjadi produk bernilai tambah yang mampu meningkatkan kesejahteraan,” ujar Bupati.

Rakornas diharapkan mempercepat sinergi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan, menggenjot ekspor, dan menjadikan perkebunan sebagai pilar penting pembangunan ekonomi nasional. (syam) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...