Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Kuliah Umum Bupati Barru, Maba STMIK Temukan Harapan

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyerahkan Beasiswa kepada mahasiswa Asal Barru usai memberikan Kuliah Umum di STMIK (Foto Humas IKP)

Barru (wartamerdeka.info) - Raut wajah penuh harap terpancar dari 157 mahasiswa baru STMIK Kharisma Makassar ketika menyambut hari pertama kuliah di Kampus jalan Baji Ateka Makassar yang siang itu Rabu (24/9/2025) terasa istimewa.

Bukan hanya karena kuliah perdana, tetapi karena mereka berkesempatan mendengar langsung pengalaman hidup dari seorang pemimpin daerah, Andi Ina Kartika Sari. SH. M.Si., perempuan pertama menduduki jabatan bupati di Barru.

Bagi sebagian mahasiswa, kuliah perdana biasanya hanya berisi sambutan formal. Namun kali ini berbeda, Bupati, tidak sekadar berbicara tentang kebijakan atau pembangunan, melainkan berbagi kisah pribadi tentang bagaimana pendidikan dan doa orang tua yang telah membentuk dirinya hingga mencapai posisi yang sekarang.

“Sebagai seorang pemimpin, saya ingin memberikan motivasi kepada anak-anak muda untuk menjadi orang-orang yang berhasil dan mandiri. Saya percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk mencapai kesuksesan,” ucapnya dengan nada lembut namun penuh keyakinan.

Kalimat itu terasa menusuk hati sebagian mahasiswa. Di barisan tengah, seorang mahasiswi asal Barru tampak menyeka air matanya. Baginya, kisah yang disampaikan Bupati bukan hanya cerita, tapi cermin dari perjalanan yang juga sedang ia tempuh. 

Apalagi, pada kesempatan itu pula, Bupati menyerahkan beasiswa untuk tiga mahasiswi asal Barru. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tidak sekadar tentang teori, tetapi juga tentang kesempatan dan harapan.

Kuliah umum ini semakin bermakna karena Bupati Andi Ina menekankan pentingnya peran orang tua dalam kesuksesan anak. Sebuah pesan yang sering terabaikan di tengah hiruk pikuk dunia digital. 

“Restu orang tua itu adalah pintu awal kesuksesan,” tambahnya, disambut tepuk tangan hangat.

Tak hanya mahasiswa yang terinspirasi, tetapi juga para pendidik dan pengurus yayasan. Ketua Yayasan KHARISMA College, Muhammad Ibrahim, menegaskan pentingnya sinergi pendidikan dengan inovasi dan kewirausahaan, agar mahasiswa tak hanya pintar secara akademik, tetapi juga mampu menghadapi dunia kerja yang penuh tantangan.

Di balik seremoni dan sambutan resmi, acara ini menyisakan kesan personal: bahwa setiap anak muda punya peluang yang sama untuk berhasil, selama mereka percaya pada diri sendiri, menghargai jerih payah orang tua, dan tak pernah berhenti belajar.

Kuliah perdana itu pun ditutup dengan senyum, semangat baru, dan mimpi-mimpi yang lebih besar. Bagi mahasiswa baru STMIK Kharisma, pertemuan dengan seorang Bupati yang bercerita dari hati menjadi pengingat bahwa kesuksesan selalu berakar pada hal-hal sederhana: doa, kerja keras, dan keikhlasan. (Syamsu Marlin)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...