Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Catatan Akhir Tahun: Dari Keterbatasan Menuju Ikhtiar Bersama

Menjelang berakhirnya tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Barru menutup lembaran waktu dengan catatan penting tentang ikhtiar, komitmen, dan keberanian menjaga harapan. Di tengah tantangan pengalihan dana transfer pusat sebesar Rp133 miliar, Barru memilih untuk tidak berhenti melangkah.


Bagi Bupati Andi Ina, keterbatasan fiskal bukan alasan untuk melemahkan komitmen pelayanan kepada masyarakat. Justru di situlah integritas dan keberpihakan diuji.

Hal itu ditegaskan Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Barru pada Jumat pagi (26/12/2025), saat penyampaian pendapat akhir fraksi dan pengambilan keputusan terhadap Ranperda Inisiatif DPRD tentang Pemilihan Kepala Desa serta Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah.

“Tahun 2026 adalah tahun tantangan bagi kita semua. Namun saya yakin, kondisi ini tidak akan membuat kita surut memperjuangkan harapan dan aspirasi masyarakat Barru,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa setiap rupiah dalam APBD adalah amanah rakyat yang wajib dijaga dan dimanfaatkan secara adil serta bertanggung jawab.

“Satu rupiah anggaran di APBD adalah hak masyarakat. Itu komitmen kita bersama—bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan,” ujarnya.

Di hadapan sidang paripurna, Bupati Barru juga menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati Abustan A. Bintang untuk terus bergerak mencari sumber pendapatan dan dukungan pusat demi menopang pembangunan daerah.

Sepanjang tahun 2025, sejumlah capaian strategis berhasil diwujudkan melalui sinergi pemerintah daerah, DPRD, dan Forkopimda.

 Salah satu yang menjadi kebanggaan adalah pembangunan Sekolah Rakyat. Kabupaten Barru tercatat sebagai satu-satunya daerah di Sulawesi Selatan yang telah menuntaskan pembangunan Sekolah Rakyat, dengan total alokasi anggaran sekitar Rp270 miliar.

“Dari tujuh kabupaten penerima Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan, yang sudah terbangun baru Kabupaten Barru. Ini adalah tentunya kebanggaan kita bersama,” ungkap Bupati.

Komitmen terhadap kualitas pendidikan juga terus diperjuangkan, termasuk rencana penambahan fasilitas pendukung seperti kolam renang.

“Insya Allah, kita perjuangkan agar hanya Kabupaten Barru yang memiliki kolam renang di Sekolah Rakyat. Ini bagian dari ikhtiar meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan,” tambahnya.

Di sektor infrastruktur, sinergi antara Pemkab Barru dan DPRD telah  menghadirkan perbaikan 11 ruas jalan, sebuah langkah nyata yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“Alhamdulillah, masyarakat Barru akan menikmati jalan yang lebih baik berkat perjuangan kita bersama seluruh pimpinan dan anggota DPRD,” ucapnya.

Dan di penghujung tahun, di saat banyak daerah masih bergulat dengan keterbatasan, Barru menghadirkan sebuah kado nyata bagi masyarakat, khususnya masyarakat  pesisir.

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Matenne Kelurahan Tanete Kecamatan Tanete Rilau, dengan anggaran Rp22 miliar, dijadwalkan mulai dikerjakan pada 27 Desember 2025.

“Ini adalah rezeki bagi masyarakat kita, khususnya para nelayan. Semoga ke depan semakin banyak anggaran pusat yang masuk ke Kabupaten Barru,” harap Bupati.

Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar proyek fisik, melainkan penanda kehadiran negara di pesisir, simbol keberpihakan kepada nelayan, sekaligus kado akhir tahun yang membawa harapan baru bagi masyarakat Barru dalam menyongsong 2026.

Menutup catatan akhir tahun ini, Bupati Barru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPRD, Forkopimda, Sekda, OPD, camat, kepala desa, serta seluruh jajaran pemerintahan atas kebersamaan dan kerja kolektif sepanjang 2025.

“Saya dan Wakil Bupati tidak akan sampai di titik ini tanpa kebersamaan kita semua. Insya Allah, 2026 menjadi tahun yang lebih menjanjikan bagi Kabupaten Barru,” pungkasnya.

Menjelang pergantian tahun, Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Barru menundukkan hati, menyadari bahwa setiap capaian adalah anugerah, dan setiap keterbatasan adalah ujian. Apa yang telah diikhtiarkan sepanjang 2025 bukan semata hasil kecakapan manusia, melainkan buah dari doa, kesabaran, dan pertolongan Allah SWT.

Di ambang 2026, Barru melangkah dengan keyakinan bahwa kerja yang dilandasi niat baik, kejujuran, dan kebersamaan tidak akan pernah sia-sia. Sebab, ketika ikhtiar disertai tawakal, maka keterbatasan berubah menjadi kekuatan, dan harapan tumbuh menjadi masa depan.(syam m. djafar)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...