Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Dua Warga Negara Jepang Ditahan di Iran


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Menteri Luar Negeri Jepang Motegi Toshimitsu mengatakan kepada Komite Urusan Luar Negeri Majelis Rendah pada Jumat (06/03/2026) dua warga negara Jepang ditahan di Iran.

Menurut Motegi keselamatan mereka telah dipastikan dan pemerintah akan terus menuntut pembebasan mereka sesegera mungkin.

Seperti yang di kutip NHKWORD, Motegi mengatakan pemerintah telah mengonfirmasi bahwa salah satu warga negara Jepang ditahan oleh pihak berwenang Iran di Teheran pada tanggal 20 Januari.

Ia menambahkan bahwa Jepang telah menjalin kontak dengan keduanya setelah AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari. Ia memastikan keselamatan mereka terhitung hingga Jumat.

Motegi mengatakan pemerintah Jepang akan dengan tegas menuntut pembebasan mereka sesegera mungkin dan terus mendukung mereka semaksimal mungkin.

Ia juga mengatakan telah meminta duta besar Iran untuk Jepang pekan ini agar memastikan perlindungan mereka dan membebaskan mereka sesegera mungkin.

Sementara itu, pemerintah Jepang sedang mengatur evakuasi warganya dari Timur Tengah dengan menerbangkan mereka dari Arab Saudi dan Oman menggunakan penerbangan carteran pada Minggu (08/03/2026). Pemerintah Jepang berencana menanggung biaya terkait evakuasi tersebut. (**) 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama