![]() |
| Ledakan terjadi di Tel Aviv setelah Iran meluncurkan rudal ke Israel [Reuters] |
JAKARTA (wartamerdeka.info) - Perang AS-Israel dengan Iran mengakibatkan banyak korban tewas, angka awal adalah 1.444 orang tewas di Iran, sedikitnya 15 orang di Israel, sebelas tentara AS dan 19 orang tewas di negara-negara Teluk.
Ledakan terus terdengar selama hari keempat belas di Iran, Israel, dan di beberapa negara Timur Tengah setelah Amerika Serikat dan Israel mulai menyerang Iran pada Sabtu (28/2/2026).
Teheran menanggapinya dengan meluncurkan gelombang rudal dan drone ke Israel dan beberapa pangkalan militer di Timur Tengah tempat pasukan AS beroperasi.
Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika mereka diserang, mereka akan membalasnya dengan menargetkan fasilitas militer AS di seluruh wilayah, yang mereka anggap sebagai target yang sah.
Sementara itu Komando Pusat AS (CENTCOM) yang mengawasi pasukan AS di wilayah tersebut menyebutkan pasukan AS telah menyerang lebih dari 5.000 sasaran di Iran sejak Sabtu.
Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan mereka telah melancarkan serangan terhadap setidaknya 27 pangkalan di Timur Tengah tempat pasukan AS dikerahkan serta fasilitas militer Israel di Tel Aviv dan wilayah Israel lainnya.
Sejauh ini, Iran telah melancarkan serangan di sembilan negara di kawasan: Bahrain, Irak, Yordania, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Sebuah drone Iran juga menyerang landasan pacu di pangkalan militer Inggris di Siprus. (Aljazeera/red)
