![]() |
| Orang-orang berkumpul di luar gedung pengadilan setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan, menyebabkan beberapa orang terluka di Athena, Yunani, pada hari Selasa. Petros Giannakouris/AP |
JAKARTA (wartamerdeka.info) - Polisi di Yunani pada hari Selasa menangkap seorang pria berusia 89 tahun yang diduga melepaskan tembakan dengan senapan di kantor jaminan sosial dan gedung pengadilan di pusat Athena, Yunani, melukai setidaknya empat orang.
Pihak berwenang mengatakan tersangka ditangkap di dekat kota Patra, sekitar 210 kilometer sebelah barat ibu kota Yunani.
Awalnya, pria bersenjata itu melepaskan tembakan di kantor jaminan sosial, melukai seorang karyawan. Petugas polisi yang tiba di tempat kejadian merawat pria tersebut, tetapi pria bersenjata itu melarikan diri.
Media lokal menayangkan rekaman kamera keamanan yang menurut mereka berasal dari sebuah toko lokal di dekat kantor jaminan sosial, yang menunjukkan seorang pria berjalan dengan tenang menyeberang jalan sambil membawa apa yang tampak seperti senapan laras pendek di tangan kanannya.
Menurut polisi setempat, pria yang sama diduga kemudian melepaskan tembakan di lantai dasar gedung pengadilan di bagian lain pusat Athena, dengan beberapa orang terluka di sana, dan pihak berwenang telah menemukan senapan tersebut.
Rekaman televisi menunjukkan kru ambulans mengangkut setidaknya tiga orang dari gedung pengadilan ke ambulans yang menunggu.
Kepala Serikat Karyawan Peradilan Athena, Stratis Dounias, mengatakan bahwa informasi awal menunjukkan bahwa pria itu menembak lantai di dalam salah satu kantor di gedung pengadilan.
Setidaknya tiga karyawan wanita pengadilan mengalami luka ringan akibat pantulan peluru senapan, sementara laporan media mengatakan bahwa seorang karyawan wanita keempat dibawa ke rumah sakit tanpa cedera fisik.
Motif penembakan itu belum jelas. Stasiun televisi pemerintah ERT mengatakan bahwa pelaku penembakan dilaporkan meninggalkan amplop berisi dokumen setelah penembakan di gedung pengadilan, dan mengatakan bahwa itulah alasan tindakannya.
Alexandros Varveris, kepala Dana Jaminan Sosial Nasional yang dikenal dengan akronim Yunani EFKA, mengatakan bahwa pelaku penembakan telah pergi ke lantai empat kantor dana jaminan sosial di daerah Kerameikos di pusat Athena dan melepaskan tembakan setelah menyuruh seorang karyawan untuk merunduk.
Tembakannya mengenai karyawan lain, yang terluka di kaki, kata Varveris, menambahkan bahwa pelaku mengenakan mantel panjang tempat ia menyembunyikan senapan.
“Dia masuk, naik ke lantai empat, mengangkat senapannya, menyuruh seorang karyawan untuk merunduk dan menembak karyawan lain,” kata Varveris kepada radio ERT. Dia mengatakan pelaku tampaknya tidak secara khusus menargetkan karyawan yang ditembaknya.
Karyawan yang terluka dibawa ke rumah sakit, setelah polisi memasang perban pengikat di kakinya di tempat kejadian.
Kekerasan bersenjata relatif jarang terjadi di Yunani, di mana kepemilikan senjata api diizinkan tetapi diatur dengan ketat. (CNN/**)






