Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Dewan Keamanan PBB Finalisasi Kesepakatan Perjanjian Damai AS-Iran

JAKARTA - Perjanjian akhir antara Iran dan Amerika Serikat akan disetujui oleh resolusi Dewan Keamanan PBB, demikian laporan kantor berita Iran Mehr yang mengutip draf memorandum.

Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengkonfirmasi penyelesaian memorandum kesepahaman antara Iran dan Amerika Serikat, dan penandatanganannya akan berlangsung pada hari Jumat, 19 Juni, di Swiss.

"Perjanjian akhir akan disetujui oleh resolusi Dewan Keamanan PBB," Mehr mengutip teks draf memorandum tersebut.

Menurut draf tersebut, Amerika Serikat berjanji untuk tidak ikut campur dalam urusan internal Iran dan menghormati kedaulatan Republik Islam. Draf tersebut juga menetapkan bahwa pembukaan Selat Hormuz hanya akan dilakukan dalam waktu 30 hari setelah penandatanganan memorandum antara kedua pihak.

Sumber: Sputnikglobe

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama