![]() |
| Wasit akan memiliki lebih banyak alasan untuk menunjukkan kartu merah di Piala Dunia 2026 [File: Eloisa Sanchez/Reuters] |
JAKARTA - Seperangkat peraturan baru akan diberlakukan selama Piala Dunia 2026, demikian diumumkan oleh badan pengatur sepak bola internasional, beberapa minggu sebelum turnamen dimulai pada 11 Juni. Kartu merah untuk menutupi mulut, tendangan sudut untuk mengulur waktu, dan penggunaan teknologi VAR yang lebih luas akan diterapkan.
Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) mengungkapkan sejumlah perubahan pada peraturan permainan yang akan diterapkan mulai musim 2026-2027 dan seterusnya serta di Piala Dunia.
“IFAB menyetujui serangkaian perubahan penting pada Peraturan Permainan, dan Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi turnamen besar pertama yang menggunakannya,” kata Kepala Wasit FIFA Pierluigi Collina kepada wartawan.
Menurutnya, Amandemen ini bertujuan untuk mengatasi diskriminasi, mengurangi penguluran waktu, meningkatkan tempo pertandingan, dan meningkatkan pengalaman pemain dan penggemar.”
Aturan baru ini berlaku setelah Gianluca Prestianni dari Benfica dituduh melakukan penghinaan diskriminatif terhadap Vinicius Jr dengan mulut tertutup. Prestianni diberi hukuman larangan bermain enam pertandingan oleh UEFA, dan larangannya diperpanjang di seluruh dunia.
![]() |
| Perubahan aturan diberlakukan setelah Prestianni melontarkan kata-kata rasis terhadap Vinicius Jr, di mana pemain Argentina itu menutupi mulutnya dengan bajunya [File: Patricia De Melo Moreira/AFP] |
Meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes
Perubahan aturan ini dilakukan setelah Senegal meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes atas penalti yang diberikan kepada mereka di final Piala Afrika melawan Maroko.
Wasit akan memulai hitungan mundur visual lima detik dengan mengangkat tangan. Untuk lemparan ke dalam, jika bola tidak dalam permainan pada akhir hitungan mundur, lemparan ke dalam akan diberikan kepada lawan. Jika tendangan gawang tidak dilakukan pada akhir hitungan mundur, tendangan sudut akan diberikan kepada lawan.
![]() |
| Tim yang kipernya membuang waktu saat melakukan tendangan gawang akan kebobolan tendangan sudut [File: Joe Camporeale/Imagn Images via Reuters] |
Protokol pergantian pemain
Pemain memiliki waktu 10 detik untuk meninggalkan lapangan ketika papan pergantian pemain telah ditampilkan. Mereka harus meninggalkan lapangan di titik terdekat pada garis batas lapangan.
Jika pemain yang diganti tidak meninggalkan lapangan dalam waktu 10 detik, pemain pengganti hanya boleh masuk pada penghentian pertama setelah satu menit berlalu sejak dimulainya kembali pertandingan dan wasit memberi isyarat.
Pengecualian akan diberikan untuk cedera pemain dan masalah terkait keselamatan dan keamanan.
Pemain lapangan harus meninggalkan lapangan selama satu menit setelah dimulainya kembali pertandingan jika staf medis telah memasuki lapangan untuk merawat mereka.
Pengecualian berlaku untuk cedera penjaga gawang, benturan antara penjaga gawang dan pemain lapangan, benturan antar rekan satu tim yang membutuhkan perhatian, cedera parah (seperti gegar otak dan cedera kepala lainnya) atau ketika pemain yang cedera akan mengambil tendangan penalti.
![]() |
| Teknologi VAR akan lebih banyak digunakan di Piala Dunia 2026 [File: Peter Cziborra/Action Images via Reuters] |
Protokol VAR
Protokol untuk asisten wasit video, atau VAR, akan diperluas.
VAR pertama kali digunakan dalam kompetisi FIFA pada tahun 2017, dan edisi Rusia 2018 adalah Piala Dunia pertama yang menggunakan teknologi ini.
Namun, kini VAR juga akan digunakan untuk memeriksa kapan kartu merah dikeluarkan setelah kartu kuning kedua yang jelas-jelas salah atau ketika kartu dikeluarkan dalam kasus kesalahan identitas.
Tendangan sudut yang diberikan secara salah juga dapat dikenai intervensi VAR jika keputusan tersebut dapat dikoreksi segera tanpa menunda dimulainya kembali permainan.
VAR juga dapat melakukan intervensi ketika pelanggaran dilakukan sebelum permainan dimulai kembali. Misalnya, ketika seorang penyerang melakukan pelanggaran terhadap seorang bek sebelum bola dimainkan dari tendangan bebas.
“VAR akan merekomendasikan tinjauan di lapangan, setelah itu, jika wasit menentukan bahwa pelanggaran terjadi sebelum bola dimainkan, tindakan disiplin yang sesuai akan diambil dan tendangan sudut atau tendangan bebas akan diulang,” kata IFAB.
Akan ada jeda minum selama tiga menit di setiap babak dalam setiap pertandingan.
Wasit diberikan sedikit fleksibilitas dalam menentukan waktu jeda. Misalnya, jika seorang pemain cedera dan membutuhkan perawatan pada menit ke-20, wasit dapat memberi isyarat untuk jeda minum.
Jika seorang kiper menerima perawatan di lapangan, pemain dari kedua tim tidak diperbolehkan meninggalkan lapangan dan harus beristirahat sejenak bersama pelatih masing-masing. (



