![]() |
| Bukayo Saka (Inggris) mencetak hat-trick dan menyarangkan tiga bola ke gawang Prancis, skore 6-4 untuk Inggris. (Foto: tangakapan layar @folaplayapps) |
JAKARTA - Inggris berhasil mengatasi perlawanan Prancis dalam sebuah laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia FIFA 2026 dengan menyajikan dua babak. Bukayo Saka mencetak hat-trick dan Jude Bellingham menyudahi momentum kebangkitan Prancis yang diinisiasi secara heroik oleh Kylian Mbappe di Stadion Miami, Minggu (19/7).
Inggris tampil sangat dominan dan menggempur Prancis di babak pertama. Declan Rice membuka keunggulan lewat tembakan indah dari luar kotak penalti. Setelah gol Saka dianulir karena offside, Ezri Konsa memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Saka kemudian mencetak dua gol cepat untuk membawa tim asuhan Thomas Tuchel unggul 4-0 saat turun minum.
Kekalahan terbesar Prancis sepanjang sejarah Piala Dunia, saat bermain dengan 10 orang dalam kekalahan 5-2 dari Brasil pada tahun 1958 tampaknya akan terulang kembali. Namun, Prancis bangkit menyerang di babak kedua. Umpan dari Michael Olise membuka jalan bagi Kylian Mbappe untuk memperkecil ketertinggalan, dan penyerang Real Madrid tersebut kemudian memberikan umpan matang kepada Bradley Barcola untuk mengubah papan skor.
Mbappe kembali mencetak gol dan membuat selisih skor Les Bleus tersisa satu gol, sebelum peluang emas Olise yang menyambut kerja sama tim memukau nyaris menyamakan kedudukan.
The Three Lions berada di bawah tekanan yang luar biasa, tetapi Saka memberikan sedikit ruang bernapas melalui titik putih setelah Malo Gusto menjatuhkan Djed Spence. Gol tersebut tampaknya menyudahi upaya kebangkitan Prancis, sebelum Ousmane Dembele kembali memperkecil ketertinggalan Prancis menjadi satu gol.
Kendati demikian, pemain terbaik Inggris dalam turnamen Bellingham menggiring bola melewati beberapa pemain untuk mengunci kemenangan dalam salah satu pertandingan paling luar biasa yang pernah tercipta dalam sejarah Piala Dunia.
Hasil ini menjadi pencapaian terbaik Inggris di putaran final Piala Dunia sejak mereka menjadi juara di kandang sendiri pada tahun 1966, sekaligus menandai akhir dari era kepelatihan Didier Deschamps yang sukses bersama Prancis.
Statistik
Declan Rice hanya membutuhkan waktu 134 detik untuk mencetak gol tercepat kedua bagi Inggris di Piala Dunia. Rekan sesama gelandang, Bryan Robson, mencetak gol dalam waktu 28 detik—yang secara kebetulan juga terjadi saat melawan Prancis—pada tahun 1982.
Michael Olise menambah pundi-pundi assist-nya ini menjadi tujuh. Ini merupakan jumlah assist terbanyak yang pernah tercatat dalam sejarah Piala Dunia sejak pencatatan dimulai pada tahun 1966, melampaui rekor Pele yang menorehkan enam assist untuk Brasil pada tahun 1970.
Kylian Mbappe telah mengemas 10 gol dalam delapan penampilan di Amerika Utara. Pemain yang mengoleksi gol lebih banyak darinya dalam satu edisi Piala Dunia hanyalah Sandor Kocsis dengan 11 gol untuk Hungaria pada tahun 1954, dan Just Fontaine dengan 13 gol untuk Prancis pada tahun 1958.
Gol Prancis: Mbappe (48 & 66), Barcola (54), Ousmane Dembele (90+6)
Gol Inggris: Rice (3), Konsa (18), Saka (37, 45+1 & pen 87), Bellingham (90+8)

