Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Walikota Pastikan Pemerataan Penerangan Lampu Jalan di Tangsel


TANGERANG SELATAN (wartamerdeka.info) - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menggenjot pemerataan infrastruktur dasar, salah satunya melalui program "Tangsel Terang".

Di tahun 2026, Pemkot Tangsel menargetkan pembangunan 3.280 titik Penerangan Jalan Umum - PJU baru di seluruh wilayah kota.

Langkah ini untuk menjawab kebutuhan warga akan rasa aman, nyaman, dan mobilitas di malam hari.                           Benyamin Davnie menegaskan PJU adalah infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada aktivitas masyarakat. 

"Tentu saja, Pemerintah Kota akan terus berupaya menghadirkan penerangan jalan yang merata melalui program Tangsel Terang. Ribuan titik PJU kami pastikan terfasilitasi sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman di kota ini,"ujar Benyamin dalam keterangannya pada Selasa (14/7/2026).

Menurut Walikota, fungsi PJU tidak hanya untuk menerangi jalan. Lebih dari itu, PJU mendukung keselamatan pengguna jalan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dari tindak kriminalitas.

"Saya menginstruksikan Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan untuk terus mempercepat tindak lanjut atas setiap laporan masyarakat terkait penerangan jalan agar kebutuhan warga dapat segera terlayani," katanya.

Program pemerataan PJU 2026 sudah berjalan sejak awal tahun dan dievaluasi setiap triwulan :

Januari - Juni 2026: Tahap Perbaikan & Pendataan.

Dinas Perhubungan fokus memperbaiki PJU yang rusak. Hingga 30 Juni 2026, sebanyak 2.718 titik lampu di 1.788 lokasi telah diperbaiki dan kembali menyala.

Juli - September 2026: Tahap Pembangunan Massal.                  

Realisasi pembangunan PJU baru saat ini telah mencapai sekitar 20 persen. Fokus pemasangan ada di jalan lokal sekunder, jalan lingkungan, dan jalan setapak yang belum memiliki penerangan.

Oktober - Desember 2026: Tahap Penyelesaian & Uji Fungsi.

Ditargetkan seluruh 3.280 titik PJU baru rampung 100% pada *triwulan IV 2026. Dilanjutkan uji fungsi dan integrasi ke sistem monitoring.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, Ayep Jajat Sudrajat, menjelaskan pelaksanaan dilakukan berbasis usulan masyarakat.

"Pembangunan PJU tahun ini diprioritaskan berdasarkan usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Musrenbang, jalan kota berstatus jalan lokal sekunder yang belum memiliki penerangan, hingga jalan lingkungan dan jalan setapak dalam program Tangsel Terang," ujarnya.

 "Fokus kami adalah wilayah-wilayah yang selama ini belum memiliki penerangan jalan sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat," tambahnya.

Untuk mengejar target, Dishub menerapkan 2 strategi: 

Percepatan Administrasi Proyek : Memangkas birokrasi pengadaan agar material cepat turun dan Monitoring Rutin : Tim lapangan melakukan pemantauan progres pekerjaan setiap minggu.

Selain bangun baru, Dishub juga terus melakukan perbaikan PJU yang mati agar tidak ada titik gelap yang dibiarkan lama.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, PJU 2026 mengusung teknologi modern. 

Seluruh lampu baru secara bertahap menggunakan lampu LED menggantikan lampu SON-T. LED lebih hemat listrik dan usia pakainya lebih panjang dan lebih modern.

Dishub juga meningkatkan keamanan instalasi dengan memasang RCBO,  Residual Current Circuit Breaker with Overcurrent Protection pada panel listrik. Teknologi ini memberi 3 lapis perlindungan: terhadap korsleting, beban berlebih, dan kebocoran arus. Sehingga operasional PJU lebih aman dan andal.

Dalam pelaksanaan, Ayep mengakui ada 2 tantangan utama: fluktuasi harga material PJU akibat kenaikan biaya logistik dan masih adanya penolakan sebagian warga terkait titik pemasangan tiang.

"Kami meminta dukungan dan kerja sama masyarakat agar pembangunan PJU ini dapat berjalan lancar. Harapan kami, seluruh target pembangunan maupun perbaikan dapat diselesaikan sesuai rencana sehingga manfaat program Tangsel Terang benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kota Tangerang Selatan,"  tuturnya.

Pemkot menargetkan dengan 3.280 PJU baru ini, angka kecelakaan malam dan kriminalitas jalanan bisa ditekan. Ekonomi malam UMKM juga diharapkan tumbuh karena lingkungan menjadi lebih aman.

Program Tangsel Terang 2026 adalah wujud komitmen Pemkot bahwa pembangunan harus merata. Dari jalan protokol di BSD sampai gang di Setu dan Ciputat Timur, semua berhak terang.

Dengan sinergi pemerintah dan masyarakat, target zero titik gelap di Tangerang Selatan diharapkan bisa tercapai akhir tahun ini.(Drianto Martono)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama