SIDRAP (wartamerdeka.info) - Bagi keluarga besar PGRI Kabupaten Barru, keikutsertaan dalam Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran Guru (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026 bukan sekadar agenda rutin tiga tahunan. Ada cerita tentang kebersamaan, dukungan, dan kepemimpinan yang hadir langsung di tengah para guru.
Cerita itu dimulai pada pembukaan Porsenijar yang berlangsung di Stadion Ganggawa, Pangkajene, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Rabu (2/7/2026).
Di tengah ribuan peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si. tampil di barisan terdepan, memimpin langsung defile Kontingen PGRI Kabupaten Barru.
Kehadiran Andi Ina menjadi perhatian tersendiri. Ia bukan hanya hadir sebagai kepala daerah, tetapi memilih berjalan bersama para guru, berbaur dengan para atlet dan ofisial, menyapa peserta, serta membawa semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas kontingen Barru.
Saat kontingen Barru melintas di hadapan panggung kehormatan tempat Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menerima peserta defile, gemuruh tepuk tangan pun pecah. Penampilan kompak kontingen Barru, ditambah kehadiran langsung Bupati Barru di tengah barisan peserta, menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian dalam pembukaan Porsenijar tahun ini.
Namun, dukungan Andi Ina tidak berhenti di arena seremoni pembukaan.
Usai memimpin defile, Andi Ina melanjutkan kunjungannya ke Posko Induk dan Dapur Umum Kontingen PGRI Kabupaten Barru.
Di sana, ia menyambangi satu per satu atlet dan ofisial yang akan bertanding, memastikan kesiapan mereka sekaligus memberikan suntikan semangat kepada 212 anggota kontingen Barru.
Suasana di posko pun terasa hangat. Andi Ina tampak berbincang dengan para peserta, melihat langsung aktivitas di dapur umum, dan memastikan seluruh kebutuhan kontingen terpenuhi selama berada di Sidrap.
"Saya berharap seluruh kontingen bertanding dengan sungguh-sungguh, tetap kompak, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjaga nama baik Kabupaten Barru," pesan Andi Ina.
![]() |
Menurutnya, Porsenijar bukan hanya tentang perebutan medali atau gelar juara. Ajang yang digelar setiap tiga tahun ini merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, dan menunjukkan bahwa guru adalah teladan, baik di lingkungan pendidikan maupun di tengah masyarakat.
"Kalah atau menang adalah hal biasa dalam sebuah pertandingan. Yang terpenting adalah menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan bahwa guru-guru Kabupaten Barru mampu menjadi teladan, baik di arena pertandingan maupun dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Ketua PGRI Kabupaten Barru, H. Abdullah Tintjo, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Barru terhadap keberangkatan dan partisipasi kontingen tahun ini.
"Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan Ibu Bupati. Ini menjadi motivasi besar bagi seluruh atlet dan ofisial untuk memberikan penampilan terbaik, menjaga kekompakan, serta mengharumkan nama Kabupaten Barru," katanya.
Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 diikuti seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dengan mempertandingkan 9 cabang olahraga, 10 cabang seni, dan 5 cabang pembelajaran, serta melibatkan 4.375 atlet dan 72.645 penggembira.
Bagi PGRI Barru, perjalanan ke Sidrap tahun ini akan dikenang bukan hanya karena pertandingan yang dijalani, tetapi juga karena hadirnya seorang bupati yang memilih berjalan bersama para guru—mulai dari memimpin defile di Stadion Ganggawa hingga menyapa mereka satu per satu di posko perjuangan. (syam)


.jpeg)