Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Radar THAAD dan Sistem Patriot Hancur di Pangkalan AS Yordania

AP Photo

JAKARTA (wartamerdeka) - Angkatan bersenjata Iran mengumumkan penghancuran radar sistem pertahanan rudal THAAD dan sistem pertahanan udara Patriot di pangkalan AS di Yordania, demikian dilaporkan oleh stasiun televisi IRIB pada hari Kamis.

Press TV pada melaporkan hari Kamis, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) penghancuran sistem pertahanan udara Patriot sebagai akibat dari serangan terhadap pangkalan angkatan bersenjata AS di Kuwait.

Serangan tersebut menargetkan aset militer AS di Pangkalan Udara Ali Al Salem dan Kamp Al-Adiri, menghancurkan peralatan militer, drone, helikopter, dan fasilitas lainnya.

Serangan balasan ini terjadi ketika AS terus meningkatkan eskalasi konflik dengan melanggar nota kesepahaman yang ditandatangani di Swiss. Selama 12 hari terakhir, Komando Pusat AS (CENTCOM) telah melakukan serangan besar-besaran terhadap Iran, dengan beberapa di antaranya mengakibatkan korban sipil.

Sumber: Sputnik

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama