Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sekda Barru Buka Rapat KSO dan Evaluasi UCJ


BARRU (wartamerdeka.info) - Mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Barru Andi Syarifuddin, S.IP., M.Si., membuka Rapat Kerja Sama Operasional (KSO) dan Evaluasi Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Kabupaten Barru yang berlangsung di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Parepare, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta para pemangku kepentingan dalam upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Barru.

Dalam arahannya, Sekda Barru menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk terus mengoptimalkan pelayanan publik, termasuk memastikan masyarakat, khususnya para pekerja, memperoleh perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.


Menurutnya, salah satu fokus pemerintah daerah saat ini adalah meningkatkan capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ), terutama bagi pekerja sektor informal dan kelompok pekerja rentan yang masih membutuhkan perlindungan.

"Target kita adalah bagaimana masyarakat, khususnya para pekerja, mendapatkan manfaat perlindungan yang maksimal. Terutama pekerja mandiri dan sektor nonformal yang sebagian besar merupakan kelompok rentan. Program BPJS Ketenagakerjaan sangat penting karena memberikan perlindungan melalui jaminan kecelakaan kerja, santunan kematian, hingga berbagai manfaat lainnya," ujar Andi Syarifuddin.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah memanfaatkan forum tersebut sebagai wadah berbagi pengalaman dan menyusun strategi bersama guna meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Barru.

"Kami ingin mendengar strategi dan masukan yang dapat diterapkan di Kabupaten Barru agar pertumbuhan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dapat dipercepat. Ini menjadi perhatian khusus Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati karena manfaat program ini benar-benar dirasakan masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Parepare, Sahid Wahid, menjelaskan bahwa Kabupaten Barru merupakan salah satu dari tujuh wilayah kerja di bawah koordinasi Kantor Cabang Parepare, bersama Kota Parepare, Kabupaten Pinrang, Bone, Soppeng, Wajo, dan Sidenreng Rappang.

Dalam paparannya, Sahid mengungkapkan bahwa target cakupan UCJ Kabupaten Barru pada tahun 2026 mencapai 45.768 tenaga kerja. Hingga saat ini, jumlah peserta aktif tercatat sekitar 27.036 tenaga kerja, sehingga masih terdapat sekitar 18.732 tenaga kerja yang perlu didorong menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ia juga menyampaikan bahwa kepesertaan pekerja formal di Kabupaten Barru telah mencapai sekitar 81 persen. Namun, kepesertaan pekerja sektor informal masih berada di kisaran 13 persen sehingga menjadi fokus utama dalam upaya perluasan cakupan perlindungan.

Selain memaparkan capaian dan tantangan, BPJS Ketenagakerjaan juga menjelaskan berbagai regulasi yang mendukung perluasan perlindungan pekerja rentan, di antaranya Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrem yang mendorong pemerintah daerah mengalokasikan anggaran bagi pekerja rentan dari kelompok desil 1 hingga desil 5.

Turut dipaparkan pula sejumlah alternatif pendanaan melalui APBD, APBDes, Dana Bagi Hasil (DBH), serta kolaborasi lintas sektor sebagai langkah percepatan pencapaian target Universal Coverage Jamsostek.

Rapat ditutup dengan diskusi dan penyusunan langkah-langkah strategis antara Pemerintah Kabupaten Barru dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas kepesertaan, meningkatkan perlindungan bagi pekerja rentan, serta mewujudkan Universal Coverage Jamsostek di Kabupaten Barru.(syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama