Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Berdalih Sarang Teroris, Israel Serang Gaza Menewaskan 14 orang

Warga Palestina memeriksa kerusakan setelah serangan Israel terhadap sebuah rumah di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah, 16 Juli 2026 (Mahmoud Issa/Reuters)

JAKARTA - Serangan pesawat tak berawak Israel di Gaza menewaskan 14 orang Palestina, termasuk delapan pelayat yang menghadiri pemakaman dan 20 luka-luka dalam serangan terhadap iring-iringan pemakaman warga Palestina yang dibunuh oleh Israel sebelumnya pada hari itu.

Sembilan bulan setelah apa yang disebut gencatan senjata dengan Hamas, Israel terus melanggarnya hampir setiap hari.

Badan Pertahanan Sipil Gaza dan sebuah rumah sakit melaporkan, delapan orang tewas ketika serangan Israel menargetkan kerumunan warga sipil di area pasar Al-Balata di kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah pada hari Jumat dan Rumah Sakit Al-Awda menjelaskan setidaknya 20 orang lainnya terluka.

Saksi mata mengatakan pesawat tak berawak itu menargetkan pelayat Palestina yang berkumpul di luar Masjid Ahmad Yassin, saat para pelayat menunggu untuk memulai iring-iringan pemakaman untuk seorang warga Palestina yang tewas dalam serangan sebelumnya di area yang sama.

“Gencatan senjata tidak diindahkan. Orang-orang yang ikut serta dalam prosesi pemakaman sedang keluar dari masjid ketika serangan pesawat tak berawak menargetkan sekelompok orang di dalam prosesi itu sendiri,” kata Hani Mahmoud dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Kota Gaza.

Sementara itu Kantor Berita AFP melaporkan, militer Israel mengkonfirmasi telah melakukan serangan tersebut.

Tentara mengklaim telah menyerang sel teroris di Gaza tengah, tetapi menambahkan bahwa mereka menyadari klaim bahwa beberapa individu yang tidak terlibat terluka akibat serangan tersebut yang hasilnya sedang ditinjau.

Warga Palestina mencari barang-barang mereka setelah serangan Israel di kamp pengungsi Bureij di Gaza tengah, 16 Juli 2026 (AFP)

Dalam sebuah pernyataan, kelompok Palestina Hamas mengutuk serangan tersebut.

"Kejahatan keji ini terjadi sementara rezim agresor, melalui pelanggaran sistematis dan berkelanjutan terhadap perjanjian gencatan senjata di Gaza, terus membunuh dan meneror warga sipil yang tidak bersalah di depan mata para mediator dan komunitas internasional," katanya.

Langit dipenuhi drone

Sebelumnya, pada hari Jumat, seorang wanita berusia 52 tahun tewas di kota Beit Lahia di utara ketika sebuah drone Israel menjatuhkan bom di dekat Sekolah Abu Tammam, lapor kantor berita Palestina Wafa.

Serangan Israel yang menargetkan kerumunan warga Palestina di Kota Az-Zawayda di Gaza Tengah menewaskan satu orang lagi dan melukai beberapa lainnya.

Di al-Sawarha, sebelah barat kamp pengungsi Nuseirat, satu orang tewas ketika sebuah bangunan yang menampung pengungsi dihantam tembakan Israel.

Di tempat lain, sebuah drone Israel menghantam sebuah apartemen di Kota Gaza, menewaskan seorang warga Palestina dan melukai beberapa lainnya, termasuk anak-anak. Sementara seorang wanita lainnya meninggal karena luka yang diderita akibat tembakan Israel di barat daya Khan Younis.

Meskipun gencatan senjata nominal mulai berlaku Oktober lalu, Israel terus melakukan serangan di Gaza secara teratur.

Kelompok riset, Armed Conflict Location & Event Data (ACLED), melaporkan pada hari Rabu bahwa serangan Israel terhadap wilayah tersebut telah meningkat sejak Mei.

ACLED menjelaskan, ada lebih dari 40 serangan bulan lalu, total bulanan tertinggi sejak gencatan senjata dimulai. Peningkatan ini menimbulkan pertanyaan tentang apakah perang genosida Israel di Gaza tidak akan berakhir, memungkinkan wilayah yang hancur itu untuk dibangun kembali dan warga Palestina untuk kembali ke kehidupan normal.

“Langit di atas Jalur Gaza dipenuhi dengan drone. Anda dapat mendengar dengungan mekanis drone ini di mana-mana menghancurkan infrastruktur yang tersisa,” kata Hani Mahmoud dari Al Jazeera.

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan, pada hari Jumat, bahwa Israel telah membunuh anak-anak sebagai rutinitas sejak dimulainya gencatan senjata. Disebutkan bahwa, rata-rata, satu anak tewas setiap hari sejak saat dimulainya genjetan senjata.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama