Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting


Drs. H. Sutarno Karsopawiro, MSi, Catat Rekor Camat Terlama di DKI




Oleh: Aris/Badar

Menjelang memasuki masa pensiun, pada 1Agustus 2008 nanti, Drs. H. Sutarno Karsopawiro, MSi, yang kini masih menduduki jabatan sebagai Camat Pesanggarahan, mencatat rekor sebagai camat terlama.


Mengawali jabatan Camat sejak 24 Desember 2001, di Kecamatan Camat Mampang Prapatan, Sutarno yang menjadi PNS di Pemerintah DKI Jakarta sejak 1 Maret 1975, mengakhiri karir PNS sebagai Camat Pesanggrahan.

‘’Yang paling berkesan adalah ketika saya menjabat Camat Pesanggrahan,’’katanya, pekan lalu.

Maklumlah. Suami dari Hj Sriyatun ini, memang cukup lama jadi Camat di Pesanggrahan. Yakni sejak tanggal 20 Maret 2003. Berarti sudah lebih dari enam tahun, Suparno bertugas di Pesanggrahan.

Bila dihitung sejak dia bertugas di Kecamatan Mampang Prapatan, berarti Sutarno telah menjabat Camat selama lebih kurang delapan tahun. Ini termasuk rekor baru di wilayah DKI Jakarta.

Sebelumnya bapak dari tiga orang anak ini –yaitu Dewi Mirawati (29), Hesti Widiasari (26) dan Bayu Imam Prakoso (23)—telah menjabat sebagai Wakil Camat Mampang Prapatan(2000), Wakil Camat Kebayoran Baru (1997), Sekwilcam Kecamatan Pesanggrahan (1993), dan sejumlah jabatan lain di tingkat kecamatan maupun kelurahan.

Pria kelahiran Solo, 24 Juli 1952 ini merasa bersyukur bisa mengakhiri karir sebagai PNS dengan penuh hikmat di Kecamatan Pesanggrahan.

Diakui, dirinya banyak kenangan manis saat menjabat sebagai Camat Pesanggrahan. ‘’Di Pesanggrahan pulalah, saya mendapat hidayah Allah, sehingga bisa ikut majelis dzikir asamaul husna. Dengan melakukan dzikir asmaul husna, saya lebih percaya diri, karena diri saya ditemani dan diawasi Allah,’’ujarnya.

Dengan kegiatan majelis dzikir asmaul husna ini, dia pun sering menggelar kegiatan pengajian keliling. Hal ini, katanya, sangat bermanfaat juga dengan urusan dinasnya selaku camat. Setidaknya, dia bisa lebih dengan dengan warga Pesanggrahan, melalui kegiatan pengajian keliling tersebut.

Sejak mengikuti majelis dzikir asmaul husna itu, Sutarno telah banyak membagi-bagi buku panduan dzikir asmaul husna kepada masyarakat. Setidaknya, sudah lebih dari 14 ribu buku yang telah dia bagikan.

‘’Dengan mengikuti pengajian dzikir asmaul husna, saya jadi lebih mengenal diri sendiri. Juga ada rasa tanggungjawab yang lebih. Ini sangat menunjang kegiatan sehari-hari maupun dinas saya,’’ujar Sutarno yang dua minggu terakhir mendapat tambahan ilmu dengan mengikuti pendidikan ESQ.

Sutarno termasuk dikenal dekat dengan warga, karena memang sering turun ke seluruh RT dan RW, sehingga dia mendapat julukan sebagai ‘’Camat Kampung’’. Soal julukan itu, Sutarno mengaku tidak merasa tersinggung. Bahkan dia merasa senang.

‘’Saya memang telah mengunjungi 523 RT dan 50 RW yang ada di Kecamatan Pesanggrahan,’’ujarnya.

Menurut Sutarno, memang banyak lebih kesan manisnya, saat dia bertugas di Kecamatan Pesanggrahan. Kalau pun ada kendala tugas, menurutnya, itu berkaitan dengan minimnya jumlah staf di kecamatan.

‘’Tapi dengan staf yang ada kita maksimalkan. Kalau bisa memang ditambah,’’ujarnya.

Dia juga mencatat, di Kecamatan Pesanggrahan ini, warganya sangat menonjol dengan soal kegotongroyongan. Terutama, menurut Sutarno, yang sangat menonjol adalah RW 6 Kelurahan Pesanggrahan.

‘’Tokoh-tokoh di wilayah ini, bisa menerjemahkan harapan camat dan gubernur. Seperti soal penghijauan, lingkungan bersih, gotong royong lain-lain. Tak heran, kalau RW ini menjadi RW percontohan se Jaksel,’’ujarnya.

Menurut dia, di RW ini motor penggeraknya adalah Paguyuban Pensiunan Warga Pesanggrahan (P2WP). Ini adalah perkumpulan pensiunan PNS dan BUMN.

Keberhasilan Sutarno tentu tak lepas dari dorongan sang istri Hj Sriyatun. Sang istri yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Pesanggrahan juga dikenal cukup aktif menghidupkan kegiataan PKK setempat. Tak heran jika sejumlah penghargaan diterima PKK Kecamatan Pesanggrahan, baik di tingkat Jaksel maupun DKI Jakarta.


Keterangan Foto: Drs. H. Sutarno Karsopawiro, MSi bersama istri dan anak-anaknya.

Posting Komentar untuk "Drs. H. Sutarno Karsopawiro, MSi, Catat Rekor Camat Terlama di DKI"