Skip to main content

PWI Kab. Bogor Kumpulkan 68 Kantong Darah

BOGOR-Acara donor darah PWI Kabupaten Bogor dalam rangka memperingati HUT PWI ke-65, Selasa (22/02) berhasil mengumpulkan 68 kantong darah yang terdiri dari golongan darah A, B, AB dan O. Koordinator aksi donor darah Untung Bachtiar mengatakan, tahun ini peserta dan kantong darah yang terkumpul lebih banyak dibandingkan tahun kemarin.

“Jika tahun kemarin kita hanya mengumpulkan 65 kantong darah, alhamdulilah tahun ini mengalami peningkatan menjadi 68 kantong. Jumlah pendonor juga mengalami peningkatan walaupun ada beberapa
diantara mereka yang tidak bisa menyumbangkan darahnya karena berbagai faktor,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UTD Cabang PMI Kabupaten Bogor yang diwakili oleh dr. Ratih Dewanti menerangkan, dari 101 orang pendonor yang mendaftar, yang layak diambil darahnya hanya 68 orang.

“Peminatnya cukup banyak, namun karena berbagai factor seperti tinggi rendahnya tensi darah dan HB membuat calon pendonor tidak bisa mendonorkan darahnya” tandasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam aksi yang dimotori oleh PWI Kabupaten Bogor, pihaknya berhasil mengumpulkan 19 kantong darah golongan A, 18 kantong darah golongan B, 3 kantong darah golongan AB, dan 28 kantong darah golongan O.

“Pendonor golongan darah AB memang cukup langka, tapi angka ini juga sudah bagus karena sudah melampaui target kami” imbuh Ratih.

Ketua PWI Kabupaten Bogor, H. Danang Donoroso mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi dalam mensukseskan acara ini. Insyaallah acara ini akan menjadi agenda tahunan PWI Kabupaten Bogor” terangnya.

Diterangkan Danang, selain menggelar aksi serupa di sekretariat PWI Kabupaten Bogor pada saat memperingati HPN dan HUT PWI, ke depannya pihaknya juga akan mencoba memotori kegiatan donor darah di lokasi lain.

“Tidak hanya menyelenggarakan di sekretariat PWI, kedepannya PWI Kabupaten Bogor juga akan mencoba memotori aksi serupa ditempat lain, agar bisa menyentuh langsung masyarakat sehingga membangkitkan kesadaran mereka akan pentingnya donor darah” pungkasnya.

Acara donor darah PWI ini diikuti ratusan pendonor yang berasal dari Polres Bogor, Kodim 0621 Kabupaten Bogor, SKPD, dan insan pers yang melaksanakan tugas jurnalistik di Kabupaten Bogor.

Bahkan Kapolres Bogor AKBP Dadang Raharja pun tidak mau ketinggalan dalam aksi ini. Tidak hanya memerintahkan anggotanya untuk ikut donor darah, mantan Kapolres Lebak ini juga ikut mendonorkan darahnya.

“Kita harus menjadikan donor darah sebagai kebiasaan hidup, karena selain bisa menolong saudara-saudara kita yang membutuhkan, donor darah juga bagus untuk kesehatan tubuh” tandasnya.

Dadang juga menyampaikan apresiasinya terhadap PWI Kabupaten Bogor. Dia berharap acara donor darah ini tetap berlanjut di waktu-waktu yang akan datang.

“Ini kegiatan yang sangat mulia, jadi harus dilestarikan. Semoga kedepannya PWi tetap konsisten dengan acara kemanusian seperti donor darah ini” katanya. (wartamerdeka.com/saiful Kurnia)

Comments

Populer

Delegasi Palestina Mengaku Merasa Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang akan di laksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Sambut TOF, Hari Ini Mambo Kuliner Tasik, Buka Mulai Pagi Hingga Malam Selama Dua Hari

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Mambo Kuliner Nite Tasikmalaya yang biasanya hanya dilaksanakan satu minggu sekali serta buka hanya pada setiap malam sabtu saja di Jalan Mayor Utarya Kota Tasikmalaya,  kini buka selama dua hari berturut-turut pada 14-15 Oktober 2017.

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

Penulis: Aris Kuncoro

Kalau ada berita yang cukup mengejutkan pada pekan lalu, terutama di bidang hukum dan kriminalitas, maka salah satunya adalah soal ditangkapnya artis sinetron Lidya Pratiwi (19) oleh aparat kepolisian karena disangka terlibat pembunuhan berencana terhadap sesama artis yang juga teman dekatnya sendiri, Naek Gonggom Hutagalung (33).

Kasus ini menarik untuk ditelaah lebih lanjut. Baik menyangkut keberhasilan para petugas reserse Polres Metro Jakarta Utara dalam mengungkap kasus ini, maupun menyangkut latar belakang dan motivasi para pelaku pembunuhan ini, yang menurut pihak kepolisian, melibatkan orang-orang di sekitar keluarga Lidya Pratiwi, seperti, Vince Yusuf (ibu kandung Lidya), Tony Yusuf (paman Lidya), dan Ade Sukardi (teman Tony). Kisahnya benar-benar mirip cerita di sinetron.

Kasat Reserse Polres Jakut Komisaris Andry Wibowo mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus ini didapat setelah polisi menggabungkan penyelidikan elektronik, penyelidikan forensik, dan…

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur

JAKARTA – Keberadaan pabrik yang memproduksi minuman keras (miras) illegal bermerek ‘’Rajawali’’ di bawah bendera CV Jakarta Indonesia Makmur di Jalan Kemuning Raya No 19/20 Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat telah meresahkan warga setempat. Bahkan kini sejumlah pihak mendesak agar perusahaan tersebut segera ditutup.

CV Jakarta Indonesia Makmur menurut sejumlah sumber pemiliknya bernama Pieter ini telah memproduksi minuman keras dengan kapasitas lumayan besar, bahkan mencapai ribuan botol setiap hari.

Pabrik miras bermerek ‘’Rajawali” ini tadinya diproduksi di bawah ‘’bendera’’ CV Jakarta. Namun, terhitung mulai tanggal 16 Nopember 2009, CV Jakarta ditutup dan berganti nama badan hukumnya menjadi CV Jakarta Indonesia Makmur dengan logo yang sama persis dimiliki oleh CV Jakarta dengan alamat yang sama pula.


CV Jakarta sendiri telah dilarang memproduksi minuman keras merek ‘’Rajawali’’ karena telah menggelapkan pajak cukai sekitar Rp 5 miliar. CV Jakarta seharusny…

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Foto : Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM.
Oleh:M. Aris Kuncoro
JAKARTA-Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).