// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Puluhan Ibu-ibu Datangi Puskesmas Tersono Untuk Dukung Program KB


BATANG (wartamerdeka.info) - Methode Kontrasepsi Jangka Panjang atau yang biasa disingkat MKJP ternyata merupakan methode yang banyak dipilih oleh kaum hawa dalam mengikuti program Keluarga Berencana, 25 akseptor terlihat hadir di Puskesmas Tersono bukan untuk berobat akan tetapi untuk ikut KB yang digelar oleh Koramil 06/Tersono Kodim 0736/Batang bekerjasama dengan PLKB Kecamatan Tersono, pada Kamis (22/11/18).

Peltu Arifin Bati Tuud Koramil Tersono yang mewakili Danramil, pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pelayanan MKJP tersebut dalam rangka hari Juang Kartika tahun 2018 dengan harapan apa yang dilakukan oleh TNI sesuai apa yang diharapkan oleh warga masyarakat.

"Pelayanan MKJP kali ini, kita selenggarakan atas sesuai perintah pimpinan dalam rangka hari Juang Kartika tahun 2018" jelasnya.

Selain itu juga dijelaskan oleh Arifin bahwa dengan digelarnya pelayanan MKJP tersebut sebagian diantara kita akan merasa terbantu, karena kita juga pernah mendengar bahwa faktor penyebab pasangan usia produktif tidak ikut KB juga karena faktor keterbatasan biaya.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu akseptor, Masruroh (25 ) warga Desa Rejosari Timur Kecamatan Tersono bahwa dirinya mengikuti program MKJP dengan IUD tersebut untuk menghemat biaya dan dirasa tidak ada efek samping, karena apabila dengan yang bukan MKJP contohnya dengan Pil KB harus selalu mengeluarkan biaya tiap bulannya juga akan berpengaruh terhadap kesehatan karena sifatnya hormonal.

Terlihat hadir dalam penyuluhan dan pelayanan MKJP tersebut anggota Koramil 06/Tersono, Koordinator PLKB Kecamatan Tersono Judi beserta petugas PLKB serta para Bidan dan kader KB dari desa desa se Kecamatan Tersono.(R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama