BREAKING NEWS

Bamsoet: Amandemen UUD 1945 Bisa Dilakukan jika Ada Konsensus Nasional

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir terkait rekomendasi MPR RI 2014-20...

Dosen Universitas NU di Cilacap Dukung Aktivis 98 Adian Jadi Menteri

Presiden Jokowi bersama aktivis 98
CILACAP (wartamerdeka.info) - Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap, Priyo Anggoro berikan dukungan pada Adian Napitupulu untuk menjadi menteri pada kabinet periode kedua pemerintahan Joko Widodo.

Priyo yang mengaku mengenal dan akrab dengan Adian Napitupulu sangat mendukung aktifis 98 tersebut duduk sebagai pembantu Presiden.

"Saya mengenal akrab Adian. Ia sosok yang bersahaja dan tidak hanya memikirkan dirinya sendiri. Adian betul-betul tidak bergeser semangat memperjuangkan rakyatnya meski sudah satu periode menjadi anggota parlemen di senayan", kata Priyo kepada Warta Merdeka, Kamis (20/6/2019).

Kabinet Presiden Jokowi, lanjut Priyo, pada pemerintahan kedua ini memang ditengarai oleh tokoh-tokoh muda yang belum pernah menjabat. "Sebelumnya Jokowi juga menyebut nama Ketua HIPMI, AHY, bahkan Sandiaga Uno yang menjadi rivalnya," ujarnya.

Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap, Priyo Anggoro 
Peluang Adian juga menjadi lebih besar ketika Jokowi menghadiri acara Halal Bi Halal aktifis 98 di Jakarta. "Jokowi menyebutkan, akan mengajak salah satu tokoh aktifis 98 menjadi Menterinya," kata Priyo.

Dijelaskan Priyo, Pada kesempatan tersebut Jokowi tidak sebut nama, tapi Jokowi mendengar banyak yang menyebut nama Adian.

Menurut Priyo, Adian Napitupulu adalah sosok yang kian tersohor namanya setelah menggulingkan rezim orde baru, meski namanya sempat tenggelam karena memang tujuan utamanya melakukan reformasi.

"Tapi beberapa tahun belakangan Adian merasa memiliki tanggung jawab terhadap agenda reformasi ini. Sehingga match dengan Presiden Jokowi yang memiliki program pro kerakyatan," jelas Priyo.

Adian pernah mengatakan Jokowi adalah anak kandung reformasi. Mendukung Jokowi berarti menuntaskan agenda reformasi dan bersiap melesat untuk melakukan lompatan serba cepat dan tidak bisa bersantai.

Priyo berharap orang yang dikenalnya tersebut dapat ikut membantu Jokowi dalam melaksanakan tugas negara untuk memakmurkan rakyat dengan menjadi menteri.

"Saya sangat mendukung dan berharap Adian jadi menteri," pungkasnya.(gus)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dosen Universitas NU di Cilacap Dukung Aktivis 98 Adian Jadi Menteri"

Posting Komentar