// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Rayakan HUT RI ke 74, Desa Tayem Akan Adakan Lomba Gebyar


CILACAP (wartamerdeka.info) - Perayaan HUT RI 17 Agustus mendatang di desa Tayem kecamatan Karangpucung akan dirayakan dengan lomba gebyar.

Lomba gebyar adalah lomba memasang ornamen dan hiasan untuk merayakan HUT RI seperti patok, gapura, layur dan lainnya.

Lomba tersebut akan dilaksanakan di masing-masing RT. Hal itu disampaikan Kamsir Kepala Desa Tayem usai rapat persiapan lomba perayaan HUT RI.

"Nanti rencananya setiap RT melaksanakan kegiatan lomba gebyar. Untuk perlombaannya lainnya juga banyak," jelas Kamsir, Rabu (3/7/2019).


Adapun rencana kegiatan lomba lainnya, lanjut Kamsir, seperti balap karung, tarik tambang, gerak jalan ibu-ibu dan lomba lainnya. Nanti untuk pemenang lomba akan menerima penghargaan usai pelaksanaan upacara.

"Untuk peserta lomba, setiap KK di desa Tayem mengirimkan dua orang," lanjutnya.

Bagi pemenang nantinya akan disediakan hadiah menarik berupa uang pembinaan. Selain itu ada banyak dorpise yang akan disediakan pihak desa.

Perayaan HUT RI ke 74 di desa Tayem juga akan dimeriahkan lomba karnaval dan gebyar drum band dari sisa siswi SMP Negeri 2 Karangpucung.

Alasan dilaksanakannya lomba gebyar ini menurut Kamsir untuk merayakan kemerdekaan. "Kami merayakan kemerdekaan sekaligus mengenang kemerdekaan. Agar masyarakat juga ikut mengenang. Tidak hanya pejabat," tambahnya.

Untuk perencanaan pendanaan akan dibuat RAB kegiatan, dengan tujuan, perayaan berikutnya dapat mengacu kepada RAB yang sudah pernah dilaksanakan. Sedangkan untuk pembiayaannya dilakukan secara swadaya.

"Per rumah dibebankan 13.000 rupiah untuk setiap rumah dari total rumah yang ada di desa Tayem sekitar 960 rumah," ujar Kamsir.

Kemudian pihak pemerintah desa akan mengeluarkan dana sebesar Rp. 10.000.000,- yang diambil dari dana bagi hasil pajak.(gus)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama