TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY Ajarkan Cinta Tanah Air di Sekolah Dasar


PUNCAK JAYA (wartamerdeka.info) - Kecintaan terhadap NKRI patut kita tanamkan semenjak dini sebagai dasar pemersatu bangsa Indonesia, termasuk kepada anak-anak Sekolah Dasar. Demikian disampaikan oleh Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif R 514/SY, Mayor Inf Danang Biantoro, S.I.P, M.Si dalam keterangannya tertulis di Puncak Jaya, Provinsi Papua, Selasa (6/8/2019).

“Sekolah adalah tempat kita menimba ilmu, baik ilmu pengetahuan maupun kepribadian. Indonesia merupakan salah satu negara yang kental akan adat ketimurannya, oleh sebab itu perilaku yang baik haruslah kita tanamkan semenjak dini kepada anak-anak generasi penerus bangsa kita,” ujar Mayor Inf Danang Biantoro.

Sementara itu, Lettu Arh Sandi Wastu selaku Perwira Pembinaan Mental Satgas ditunjuk oleh Dansatgas sebagai promotor kegiatan belajar mengajar bertempat SD Negeri Mulia, Kab. Mulia, Puncak Jaya. “Disini kami mengajarkan pelajaran yang bernilai kebangsaan dan mempererat tali persaudaraan seperti olah raga, pramuka, baris-berbaris, maupun permainan yang membutuhkan kerja sama suatu tim,” ucapnya.

“Menjelang hari kemerdekaan Bangsa Indonesia yang sudah dekat, maka kami melatihkan pelajaran baris-berbaris kepada anak-anak SDN Mulia, dengan tujuan pada saat pelaksanaan Upacara 17 Agustus 2019 dapat berlangsung dengan tertib dan khidmat,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Yeni Waebo selaku Kepala SDN Mulia merasa sangat gembira dengan kehadiran anggota Satgas yang mengajar. “Kita merasa sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI disini. Selain menambah wawasan anak-anak kami, kita juga dapat saling bertukar ilmu tentang metoda mengajar anak-anak khususnya mengenai materi kebangsaan,” imbuhnya.(A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama