TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

LKBHMI Cabang Makassar Bersama PPI Turki Gelar Dialog Intraktif

MAKASSAR (wartamerdeka.info) -Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI)  Cabang Makassar X bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI)  Turki.

melalui Klinik Hukum PPI Turki menggelar Dialog Interaktif dengan tema " Menilik Optimalisasi perlindungan hukum bagi perempuan terhadap maraknya Aksi kekerasan seksual” dilaksanakan di Makassar Jum’at (6/1/2023).

Hadir  menjadi narasumber dalam kegiatan ini,  Harlianto Tarmizi selaku Pelaksana Fungsi Protokol & Konsuler KBRI Ankara, Rosmiati Sain selaku Direktur LBH APK Sulawesi Selatan, dan Ibnu Zuhud Ridwan selaku Direktur Pendidikan dan Pelatihan LKBHMI Cabang Makassar.

Direktur Eksekutif LKBHMI Cabang Makassar, Alfitra Mappunna,  mengatakan bahwa hadirnya kolaborasi dialog interaktif ini, sebagai torehan edukasi ke publik terkait pentingnya perlindungan hukum bagi perempuan dalam maraknya aksi kekerasan seksual.  

"Dialog Interaktif dihadiri kurang lebih 80 orang, peserta hadir dari berbagai Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia dan Turki pada umumnya, serta Perguruan Tinggi yang ada di Makassar pada khususnya,” ucap Alfitra Mappunna.

Lanjut Alfitra Mappunna menuturkan bahwa Hukum Hadir untuk menghendaki Kedamaian, sebagaimana yang telah diungkapkan oleh Van Apeldoorn “Het Recht Wil Den Vrede. Kesadaran terhadap Hukum haruslah dibangun dari dasar pikiran dan implementasi perilaku guna menorehkan lahir masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan.

Sementara,  Angga Mewakili Ketua PPI Turki,  menyampaikan bahwa dalam kegiatan Kolaborasi Antara LKBHMI Makassar bersama PPI Turki, kita semua dapat belajar dan mengembangkan khazanah intelektual serta perluasan cakrawala berpikir kita dalam memandang perlindungan hukum bagi perempuan.

Semoga ke depannya isu terkait maraknya aksi kekerasan seksual bisa menjadi perhatian bersama untuk diminimalisir serta dituntaskan demi tercapainya masyarakat adil dan makmur.

(Rls/Syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama