// Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. // Perselisihan minyak Libya mencerminkan krisis Hormuz, memicu kekhawatiran energi Eropa // Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz //

Berita Foto

Pembicaraan Israel-Lebanon akan dimulai pukul 11 ​​pagi di Washington, DC


Duta Besar Lebanon Nada Hamadeh dan Duta Besar Israel Yechiel Leiter dijadwalkan bertemu di Washington, DC, pukul 11 ​​pagi waktu setempat (15:00 GMT) untuk memulai pembicaraan langsung yang jarang terjadi, menurut jadwal yang diterbitkan oleh Departemen Luar Negeri AS.

Lanjut...

Ki Sedah Soponyono : Waspada, Bencana Alam Masih Tetap Ada


Penulis: Arif Wijaya

Musibah bencana alam seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, dan sejenisnya disinyalir masih tetap melanda tanah air. Bahkan, bencana alam yang tidak umum terjadi, akan melanda bumi pertiwi ini. “Pertanda awal adalah luapan lumpur panas yang sampai sekarang belum teratasi,” demikian ungkap Ki Sedah Soponyono, seorang paranormal kondang asal Kediri, Jawa Timur.

Menurutnya pula, bencana alam seperti gempa bumi disertai tsunami di Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat ini sudah terdeteksi jauh-jauh hari sebelumnya, Namun, masyarakat tidak merespon dengan baik. “Sebelum bencana Pangandaran, saya mendapat wisik, bahwa akan terjadi kejadian yang luar biasa di daerah Pantai Selatan. Di dalam petunjuk yang saya dapatkan, ada lubang besar berwarna merah yang tiba-tiba meledak dengan hebatnya di pantai selatan,” kata Ki Sedah ketika ditemui di ruang kerjanya di Kp. Melayu, Jl Wedana No, 29 C, Jakarta Timur.

Petunjuk tersebut didapatnya setelah mengadakan ritual di petilasan Joyoboyo, Kediri, Jawa Timur. Bersama-sama beberapa paranormal seperti Ki Tunggul Wicaksono dan Ki Sabdo Kencono dan tokoh masyarakat setempat, hasil wisik dibicarakan secara terbuka. Bahkan, di dalam petunjuk tersebut juga diperoleh ganbaran bahwa bencana alam masih akan terjadi di tahun ini.

Namun, musibah alam ini tidak akan terjadi apabila umat manusia mau bertobat dan mengingat kepada sang khalik. “Intinya, kejadian ini hanya sekedar warning kecil kepada manusia. Misalnya, jangan mengeruk kekayaan hasil bumi secara sembarangan, baik yang ada di darat, laut maupun udara,” imbuh Ki Sedah Soponyono.***

Keterangan Foto: Ki Sedah Soponyono

1 Komentar

  1. www.cikarangonline.comSenin, 11 Oktober, 2010

    klo di cikarang, harus waspada dgn maling yang gunakan senjata api ...

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama