Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Rekonstruksi Kasus Pengroyokan Digelar di Halaman Polres Rembang

REMBANG-Polres Rembang, Rabu (29/09/2010)  mengadakan gelar rekontruksi kasus pengroyokan yang terjadi  beberapa waktu lalu di Desa Dresi Kulon,  Kecamatan Kaliori. Gelar rekonstruksi ini diadakan  di halaman Mako Polres Rembang.  Puluhan tersangka terlihat mengikuti rekonstruksi tersebut.

Para tersangka berkaos orange berjejer sambil melakukan rekonstruksi  sesuai apa yang dilakukan pada peristiwa pengroyokan saat itu.

AKBP.Kukuh kalis Susilo Kapolres Rembang melalui Kompol Teguh Tri Prasetyo, Waka Polres Rembang  saat dikonfirmasi terkait  kenapa rekonsturuksi tak diadakan di lokasi kejadian perkara,  menuturkan, rekonstruksi pada hari ini  memang sengaja tidak  digelar di Tempat  Kejadian Perkara dikarenakan pertimbangan keamanan.
Teguh menambahkan,  yang paling terpenting dalam rekonstruksi ini adalah bagaimana para tersangka melakukan kegiatan ini sesuai peran para masing-masing tersangka  sesuai keterangan yang di berita acara pemeriksaan (BAP) oleh penyidik.

Sementara itu disinggung tentang pelaku bernama Agus Sundori  yang menjadi  Daftar Pencarian Orang (DPO), pihak Polres  tetap berupaya  mencari dengan cara  menyebarkan daftar pencarian orang dan  menghimpun  informasi-informasi  yang  masuk.  (hasan/kir/wartamerdeka.com)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama