Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Aksi Kekerasan Berlatar Agama Kembali Terjadi, Pemukiman Ahmadiyah di Bogor Dibakar Massa

JAKARTA – Aksi kekerasan berlatar agama kembali terjadi. Pemukiman Ahmadiyah di Cisalada, Ciampea, Kabupaten Bogor, dibakar massa. Pihak kepolisian pun kini tengah berupaya mengamankan lokasi.

Saksi mata yang melihat kejadian langsung menyebutkan bahwa yang dibakar adalah sejumlah rumah di pemukiman Ahmadiyah.

Sejumlah pihak menyatakan sangat prihatin dengan peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian sudah berhasil menghentikan massa yang membakar pemukiman Ahmadiyah di Cisalada, Ciampea, Kabupaten Bogor. Saat ini polisi tengah mencari tahu pemicu pembakaran pemukiman Ahmadiyah tersebut.

"Sudah berhenti, massa sudah kami tangani," ujar Kasat Reskrim Polres Kabupaten Bogor, AKP Zulkarnaen Siregar, Jumat (1/10/2010).

Zulkarnaen menuturkan hingga saat ini polisi belum mengamankan satu orangpun pelaku pembakaran. Polisi sedang menyelidiki penyebab pembakaran tersebut.

"Belum ada yang diamankan, untuk sementara kita fokus mengenai masalahnya dulu, pemicunya masih diselidiki," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan Pemukiman Ahmadiyah di Cisalada, Ciampea, Kabupaten Bogor dibakar sekelompok massa. Massa membakar sembilan rumah, termasuk masjid tempat beribadah penganut Ahmadiyah ini.(sumber: www.wartamerdeka.com dll)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama