// Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Serangan Israel merusak rumah sakit di Tyre, Lebanon


Sebuah rumah sakit di kota pesisir Tyre, Lebanon, telah rusak akibat serangan udara Israel terhadap bangunan-bangunan di dekatnya yang melukai 11 orang.

Lanjut...

WMChannel


 

Kasek SDN di Bintara Jaya Sering Pulang Cepat, Dikeluhkan Orangtua Murid


BEKASI – Mutu pendidikan di wilayah Kota Bekasi tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk sikap disiplin kerja para pelaku dunia pendidikan itu sendiri. Namun belakangan, banyak keluhan dari kalangan masyarakat dan orangtua murid terhadap sikap disiplin kerja yang ditunjukkan oknum kepala sekolah berinisial WD yang bertugas di salah satu SDN yang ada di wilayah Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat.

Beberapa orangtua murid mengaku sering memergoki WD pulang karja lebih cepat dari ketetuan. “Saya sering lihat dia sudah pulang ngantor sekitar jam 10 pagi. Makanya tidak heran jika warga atau orangtua murid akan sulit jika ingin menemui dia (WD-red),” keluh salah seorang walimurid yang meminta namanya dirahasiakan.

Begitu juga saat melakukan penelusuran, Sekjen LSM LP3B (Lembaga Pengkajian dan Pengawasan Pembangunan Bekasi), Dadang Hendi Herdyana, mengaku merasa kesulitan jika ingin menemui WD di sekolah yang ia kepalai. “Dua hari berturut-turut yakni tanggal 8 dan 9 November saya datang ke sekolah yang dikepalai WD. Namun, saya tidak pernah bertemu dengannya,” ujar Dadang.

Dadang mengaku hanya bertemu dengan penjaga sekolah yang menjelaskan bahwa WD sedang menghadiri kegiatan hajatan (kondangan). “Sulit juga nemui WD,” keluhnya.

Dadang berjanji akan mempertanyakan permasalahan ini kepada pihak UPTD Pembinaan SD Kecamatan Bekasi Barat. “Dalam waktu dekat, saya akan menemui Kepala UPTD Pembinaan SD Bekasi Barat, H Ahmad Yani. Tugas apa saja selain di kantor yang diberikan kepada WD. Jika WD meninggalkan kantorny, berarti harus ada surat tugas secara tertulis, dong,” tegasnya. (doddy)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama