Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Warga Temukan Brankas Di Lokasi Galian Sirtu


REMBANG (wartamerdeka.com)- Brankas  diduga hasil kejahatan, dibuang di lokasi bekas  galian sirtu desa Sumur tawang RT 04/02 Kec Kragan  Selasa siang   (27/12). Brankas ditemukan salah satu pengemudi truk yang hendak mengangkut sirtu dilokasi tambang  dalam keadaan rusak, dan hanya tinggal dokumen berharga milik  warga Tuban Jawa Timur.

Kapolres Rembang AKBP Adhi Fandhi Ariyanto ,saat dihubungi wartawan mengatakan, pihaknya belum bisa memasktikan siapa pemilik brankas tersebut. Namun Kapolres  menduga, brankas warna abu-abu  ini  merupakan hasil kejahatan yang sengaja dibuang pelaku, setelah menguras isinya.

Brankas pertama kali ditemukan Ngalimin (45 th)  warga desa pandangan kulon Kecamatan Kragan.  “Saat itu saksi yang bermata pencaharian sebagai sopir truk   hendak memuat sirtu di lokasi galian. Ia melihat brankas, lalu lapor ke Petugas kepolisian,” ungkap Kapolres.


Petugas mendatangi lokasi dan mengamankan brankas tersebut beserta sejumlah 4  dokumen berharga berupa 3 buah BPKB atas nama Llily Triana Spd. dan Janu Trilaksono beralamatkan Latsari  V/8-D RT 04/01 Tuban Jatim serta satu  ijasah Sekolah Dasar Kebon Sari 2   milik Fajar Febryanto (13 th), setelah sebelumnya melakukan olah TKP. Kondisi brankas dalam keadaan rusak dan  terbuka.

“Dugaan kami, brankas ini berisi benda-benda berharga dan perhiasan kalau melihat dokumen yang ditinggal memang dari Jatim. Kasus penemuan brankas ini sedang kami dalami,” kata Adhi Fandhi. (Hasan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama