Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Warga Temukan Brankas Di Lokasi Galian Sirtu


REMBANG (wartamerdeka.com)- Brankas  diduga hasil kejahatan, dibuang di lokasi bekas  galian sirtu desa Sumur tawang RT 04/02 Kec Kragan  Selasa siang   (27/12). Brankas ditemukan salah satu pengemudi truk yang hendak mengangkut sirtu dilokasi tambang  dalam keadaan rusak, dan hanya tinggal dokumen berharga milik  warga Tuban Jawa Timur.

Kapolres Rembang AKBP Adhi Fandhi Ariyanto ,saat dihubungi wartawan mengatakan, pihaknya belum bisa memasktikan siapa pemilik brankas tersebut. Namun Kapolres  menduga, brankas warna abu-abu  ini  merupakan hasil kejahatan yang sengaja dibuang pelaku, setelah menguras isinya.

Brankas pertama kali ditemukan Ngalimin (45 th)  warga desa pandangan kulon Kecamatan Kragan.  “Saat itu saksi yang bermata pencaharian sebagai sopir truk   hendak memuat sirtu di lokasi galian. Ia melihat brankas, lalu lapor ke Petugas kepolisian,” ungkap Kapolres.


Petugas mendatangi lokasi dan mengamankan brankas tersebut beserta sejumlah 4  dokumen berharga berupa 3 buah BPKB atas nama Llily Triana Spd. dan Janu Trilaksono beralamatkan Latsari  V/8-D RT 04/01 Tuban Jatim serta satu  ijasah Sekolah Dasar Kebon Sari 2   milik Fajar Febryanto (13 th), setelah sebelumnya melakukan olah TKP. Kondisi brankas dalam keadaan rusak dan  terbuka.

“Dugaan kami, brankas ini berisi benda-benda berharga dan perhiasan kalau melihat dokumen yang ditinggal memang dari Jatim. Kasus penemuan brankas ini sedang kami dalami,” kata Adhi Fandhi. (Hasan)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama