// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Satgas Indobatt Melaksanakan COE/ORI Periodik


LEBANON (wartamerdeka) -  Tim  Contingent Owned Equipment (COE) dari United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) beberapa waktu lalu melaksanakan Operational Readiness Inspection (ORI) di Markas Indobatt, Lebanon Selatan. Pemeriksaan COE/ORI terdiri dari  major equipment danself sustainment.


Adapun untuk major equipment meliputi pemeriksaan kendaraan tempur, kendaraan ringan, kendaraan pendukung, alat berat zeni, senjata, generator, peralatan kesehatan serta peralatan anti huru-hara. Sedangkan untuk self sustainment, antara lain meliputi pelayanan catering, komunikasi, perlengkapan kantor, pelayanan listrik, pemeliharaan bangunan, pelayanan laundry dan kebersihan compound.

Pelaksanaan ORI UNIFIL melibatkan 15 orang dari kalangan sipil dan militer mempunyai latar belakang spesialisasi bidang masing-masing dipimpin oleh Ketua Tim COE/ORI Sector East, Nikolay.

Kegiatan ORI diawali dengan pemeriksaan di area UNP 7-1 meliputi Markas Batalyon, Kompi “D” dan Kompi Bantuan, dilanjutkan ke Kompi “C” UNP 9-2 yang berada di Desa Az Ziqiyah.

Kedatangan Tim COE/ORI disambut langsung oleh Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Yudi Gumilar, S.Pd. didampingi Wadan Satgas Mayor Inf Moh. Tamami, Ketua Tim COE Indobatt Mayor Kal Adji Judhantoro beserta para Perwira Indobatt lainnya.

Selanjutnya, kegiatan ORI di laksanakan di Kompi “B” yang berada UNP 7-2 di Marjayoun dan Kompi “A” yang berada di El Adaisse UNP 9-63 serta UNP 9-15 di Kafarkilla.

Diakhir kegiatan pemeriksaan, Ketua Tim COE/ORI Nikolay menyampaikan rasa puas atas peningkatan baik dalam hal kesiapan operasi ataupun kesiapan kendaraan tempur dan kendaraan ringan sehingga membuat kendaraan-kendaraan tersebut dinyatakanserviceable (S). Selanjutnya kondisi lingkungan dan tempat tinggal untuk prajurit Indobatt lebih comfortable dibandingkan dengan hasil sebelumnya.

Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Yudi Gumilar, S.Pd. mengucapkan terima kasih berkat kerja keras dan kerjasama prajurit Indobatt dalam melaksanakan pemeliharaan kendaraan, senjata, sarana dan prasarana, kesiapan operasional Indobatt untuk melaksanakan misi perdamaian dapat dicapai optimal.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama