// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Ratusan Santri Cirebon Dukung Jokowi Dua Periode


CIREBON (wartamerdeka.info) - Ratusan santri Se-Cirebon yang tergabung dalam Forum Santri Cirebon untuk Tanah Air (Fasbir), melakukan deklarasi dukungan terhadap Joko Widodo, untuk kembali maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun depan.

Deklarasi tersebut, dilaksanakan, setelah sebelumnya digelar istighosah untuk keselamatan bangsa Indonesia yang dilaksanakan di GOR Mbah Muqoyyim Pondok Buntet Pesantren, Jumat (3/ 8/2018).

Dalam pernyataan sikap yang disampaikan oleh Gus Nemi Mu’tasimbillah, selain mendukung Jokowi maju kembali dalam pemilihan presiden, para santri juga meminta tidak ada politisasi SARA pada pelaksanaan pilpres nanti. Selain itu, para santri juga menyerahkan sepenuhnya pemilihan wakil presiden, kepada Joko Widodo.

“ Menyerahkan sepenuhnya, urusan pemilihan bakal Cawapres kepada Joko Widodo,” ujar Nemi saat membacakan pernyataan sikap.

Menurut Nemi, dukungan santri kepada Joko Widodo, menurutnya berdasarkan banyak hal. Selain karena Jokowi sangat peduli terhadap para santri, Jokowi juga membuktikan pembangunan yang nyata, yang manfaatnya sudah dirasakan oleh rakyat Indonesia.

“ Dibandingkan dengan calon lainnya, Jokowi yang paling layak,” ujar Nemi.

Sementara itu, pengasuh Pondok Buntet Pesantren, KH Wawan Arwani menuturkan, bahwa deklarasi yang dilakukan oleh para santri merupakan hal yang wajar.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari hak politik santri untuk menentukan pilihannya.

Menurut Wawan, deklarasi dukungan santri terhadap Jokowi untuk maju dua periode, penuh dengan kesadaran. Pasalnya, santri sudah melihat dan faham tentang realita dilapangan, bahwa pemerintah sekarang cukup peduli terhadap pesantren.

“Sehingga sangat wajar, para santri mendukung Jokowi maju dua periode,” kata Wawan.

Hal serupa juga disampaikan KH Aris Ni’matullah, alumni Pengasuh Pondok Pesantren Buntet sekaligus alumni Al-Azhar Kairo. Dia menuturkan, bahwa santri sudah merasakan bahwa pemerintahan sekarang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Sehingga menurutnya, santri sudah dewasa dan sudah bisa memilih pemilih yang tepat.

“Santri sudah dewasa dan bisa memilih pemimpinnya, Apalagi pemerintahan sekarang lebih baik dibandingkan sebelumnya,” ujar Aris.

Mengenai kriteria Cawapres, Aris juga setuju dengan para santri bahwa sepenuhnya diserahkan kepada Jokowi.

Menurut Aris, yang terpenting adalah, Cawapres tersebut memahami, bahwa muslim di Indonesia adalah, orang Islam yang tinggal di Negara Indonesia. Bukan orang Indonesia yang tinggal dinegara Islam. Sehingga, kesepakatan ulama-ulama dahulu mengenai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan lainnya, harus dipertahankan.

“Kalau kriteria banyak, tapi yang terpenting adalah memahami bahwa kita adalah warga Indonesia,” kata Aris. (Eko)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama