// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Bawa Obat Jenis Extimer, 4 Remaja Digelandang Tim Pemburu Preman


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Tim Pemburu Preman (TPP) Polres Metro Jakarta Barat mengamankan empat orang remaja yang tengah asyik nongkrong di kawasan Kamal Muara, Kalideres Jakarta Barat pada Sabtu (22/09/2018) dini hari tadi.

Dari empat remaja yang diamankan, polisi menemukan barang bukti obat obatan sejenis extimer sebanyak 1600 butir.

Katim 1 TPP Ipda Ruben George mengatakan, Ruben bersama lima anggotanya yang sedang melakukan observasi rutin melihat adanya  empat remaja  tersebut  sedang nongkrong di pinggir jalan Kamal Muara Kalideres.

"Kita lakukan pemeriksaan dikarenakan empat remaja itu masih nongkrong hingga larut malam,"  ujar Ruben, Sabtu (22/09/2018).

Lebih jauh Ruben mengatakan, saat dilakukan  penggeledahan, dari empat pemuda itu tidak mengantongi identitas, bahkan ditemukan obat obatan sejenis extimer sebanyak 1600 butir, mendapati barang bukti tersebut, ke empat pemuda tanggung langsung digiring ke Mapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat.

"Kita langsung gelandang (mereka) ke Mapolsek Kalideres untuk diproses lebih lanjut," katanya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama