Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

IPA Lobener Bocor, Distribusi Air Wilayah Kota Terganggu


INDRAMAYU (wartamerdeka.info) - Ribuan pelanggan PDAM Tirta Darma Ayu khususnya wilayah Indramayu kota dan sekitarnya keluhkan kelangkaan air. Selasa (18/09/2018) kemarin.

Salah satunya, Indah (30), warga Desa Tambak Indramayu ini keluhkan air sejak pagi hari saat hendak melakukan aktifitas mencuci dan memasak, bahkan kelangkaan air pelanggan PDAM inipun banyak dikeluhkan warga di media sosial facebook dan sebagainya.

"Airnya gak keluar mas, saya mau masak buat sarapan pagi, mau nyuci juga jadi batal, kenapa lagi ini ya," ujarnya.

Humas PDAM Tirta Darma Ayu, Budi menjelaskan, hal ini terjadi akibat adanya perbaikan kebocoran pada IPA Lobener, sehingga  menyebabkan air ke pelanggan terganggu khususnya wilayah perkotaan sebagian wilayah Sindang, Singaraja dan sekitarnya.

"Kemarin ada perbaikan kebocoron yang sifatnya mendadak di IPA Lobener yang berakibat pendistribusian air ke pelanggan terganggu mas," jelas Budi saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon. Rabu (19/09/2018).

Masih menurut Budi, sejak jam 23.00 wib malam hingga Selasa, (18/09/2018 ) sore. pekerjaan perbaikan itu telah selesai dilakukan, namun pendistrbusian air bersih ke pelanggan dipastikan akan sampai sore hari karena adanya penjenuhan pipa terlebih dahulu, dan kata Budi, hal ini kemungkinan yang paling ujung agak lama.

"Petugas kami terus bekerja dari malam hari sampai saat ini tiada henti agar kebocoran tersebut segera teratasi. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan kami," lanjutnya.

Masih dikatakan Budi, saat ini pekerjaan tersebut telah selesai dilakanakan dan air telah kembali didistribusikan ke pelanggan.

"Kami sampaikan pula agar pelanggan tidak langsung mangalirkan air ke bak penampung, karena akan terjadi kekeruhan yang diakibatkan dari endapan pipa yang sebelumnya kosong tergerus oleh tekanan air,"  imbaunya. (Eko)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama