Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tahun Baru Islam, Karang Taruna Karet Kuningan Gelar Lomba Pawai Obor


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Karang Taruna Karet Kuningan, Jakarta Selatan gelar lomba pawai obor antar Taman Anak Al-Quran (TPA) untuk meriahkan tahun baru Islam 1440 Hijriah. Sebanyak 850 orang yang terdiri dari anak, para pendamping dan warga ikut memeriahkan pawar oboi tersebut.

Ketua Karang Taruna Karet Kuningan, M. Sukron Hamdi menyampaikan, adanya pawai obor ini untuk membangkitkan semangat tahun baru Islam khususnya di kalangan anak-anak.

"Supaya mereka tidak hanya tahu tahun baru Masehi saja tapi tahu juga ada tahun baru Hijriah, tahun baru Islam," ungkap Sukron Hamdi saat dihubungi pada Rabu (12/9).

Ia melanjutkan, Pawai Obor Gema Muharram 1440 H yang diselenggarakan oleh keluarga besar Karang Taruna Karet Kuningan kali ini memiliki tema Mempererat Persatuan Bangsa Antar Sesama.


"Harapannya di tahun yang baru ini kita bisa mempererat persatuan. Kembali memperbaiki diri ke arah yang lebih baik," ujar Sukron Hamdi.

Sementara Ketua Panitia Pawai Obor Gema Muharram 1440 H, M. Ulwanusysyukri mengatakan, ada 18 TPA yang ikut serta dalam lomba tersebut. Adapun kriteria dalam lombanya yaitu Kekompakan, Kerapihan, kreatif dan Keunikan.

"Juara 1 TPA Al-Kautsar. Juara 2 TPA At-Taslimiyyah. Juara 3 TPA Al-Fajar. Mereka mendapat piala, piagam dan uang pembinaan," terang M. Ulwanusysyukri.

Selain itu panitia juga penyiapkan uang pembinaan kepada para pendamping dan menyiapkan makanan ringan untuk seluruh peserta dan pendamping yang sudah ikut partisipasi dalam memeriahkan pawai obor 1440 H.

"Dana yang kami peroleh berasal dari penggalangan dana swadaya masyarakat Kelurahan Karet Kuningan, Ketua MPKT, dari pihak kelurahan, LMK, FKDM, para ketua RW," ujar M. Ulwanusysyukri. (Ar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama