Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tidak Terjangkau Alat Berat, Rumah Warga di Lombok Dibongkar TNI dengan Peralatan Manual


LOMBOK (wartamerdeka.info)   -  Beberapa rumah warga dan fasilitas umum yang rusak akibat gempa bumi di Lombok yang lokasinya tidak terjangkau dengan alat-alat berat, dibongkar dan dibersihkan oleh Prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) bersama-sama masyarakat dan unsur terkait lainnya dengan menggunakan peralatan manual.

Seperti yang dilakukan saat membongkar dan membersihkan rumah warga yang berada di jalan sempit lingkungan Dasan Jangkrik, Kelurahan Salagalas, Kecamatan Sandubaye, Mataram, Jumat (21/9/2018).

Peralatan sederhana digunakan antara lain Palu, Linggis, Pahat, Sekop dan alat pengungkit dari kayu.  Hingga saat ini, jumlah total rumah warga dan fasilitas umum yang sudah terverifikasi rusak berat sebanyak 34.414 unit dan yang sudah dibongkar dan dibersihkan siap dibangun sebanyak 12.727 unit atau sekitar 36,96 %.

Target pembongkaran dan pembersihan bangunan dengan penambahan alat-alat berat yang sedang diajukan diperkirakan selesai 100% pada akhir Oktober hingga November 2018.

Selain melaksanakan kegiatan fisik, Prajurit TNI yang tergabung dalam Kogasgabpad Rehabilitasi dan Rekonstruksi Lombok juga melaksanakan kegiatan non fisik dengan sasaran, seperti layanan kesehatan, fogging  di  tempat pengungsian, pendampingan psikologi dan pendistribusian air bersih ke pemukiman warga. (R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama