Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

1.273 Personel TNI dan Polri Tiba di Palu


PALU (wartamerdeka.info) - Dengan menggunakan KRI Makassar-590 TNI AL, sebanyak 1.273 personel TNI dan Polri dalam rangka membantu percepatan proses evakuasi korban bencana gempa bumi dan tsunami tiba di Dermaga Pantoloan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/10/2018).

Selain membawa 1.273 personel TNI dan Polri, KRI Makassar-590 juga membawa 360 orang relawan dan materiil berupa 25 unit truck, 17 unit rancil, 3 unit ambulan, 1 unit weightlift, 1 unit crane dan 46 unit motor.

Selain itu, KRI Makassar-590 juga mengangkut bantuan logistik yang akan disalurkan kepada masyarakat korban bencana gempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, seperti beras 12 ton, 456 dus mie instant, 64 buah karung sandang, 33 buah karung pangan, 212 dus snack, 15 bal terpal, tabung LPG (12 kg) 441 buah, tabung LPG (50 kg) 70 buah, 1 dus obat-obatan dan 5 buah tandon air.

KRI Makassar-590 juga akan digunakan untuk mengangkut para pengungsi korban bencana gempa bumi dan tsunami dari Palu menuju Makassar. Diperkirakan, sebanyak 1.000 orang pengungsi korban gempa bumi dan tsunami akan diangkut menggunakan kapal tersebut.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama