Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kosatgasgabpad TNI Salurkan Bantuan Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng


PALU (wartamerdeka.info) -  Prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Satuan Tugas Gabungan Terpadu (Kosatgasgabpad) penanganan korban pasca bencana gempa bumi dan tsunami yang menerjang Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada tanggal 28 September 2018 lalu, terus bekerja menyalurkan bantuan logistik kepada warga.

Lima Posko bantuan yang telah disiapkan Kosatgasgabpad TNI yaitu Posko Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, Posko Korem 132/Tadulako, Posko Kodim 1306, Posko Sigi dan Posko Donggala berfungsi menerima dan menampung bantuan dari donator yang berdatangan dari luar Sulawesi Tengah, selanjutnya mendistribusikan kepada warga masyarakat di tempat-tempat pengungsian.

Adapun jenis bantuan yang diterima di posko Kosatgasgabpad TNI berupa makanan, minuman, obat-obatan, susu dan perlengkapan bayi serta pakaian layak.

Menurut keterangan salah seorang Perwira Logistik di salah satu Posko Kosatgasgabpad TNI di Gudang Korem 132/Tadulako, Lettu Edy Srianto, Jumat (12/10/2018) mengatakan bahwa logistik bantuan bencana gempa bumi dan tsunami Sulteng yang ditampung di gudangnya dalam sehari sekitar 10 ton tersalurkan kepada warga melalui TNI, Basarnas dan relawan yang bertugas.

“Posko Korem 132/Tadulako menyerahkan bantuan melalui petugas dari TNI, Basarnas dan relawan untuk disalurkan ke tempat-tempat pengungsian dan di daerah terpencil dengan menggunakan truk melalui jalur darat,” ujarnya.(R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama