// Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. //

Pineapple Tsunami setinggi 80 cm terpantau, peringatan dikeluarkan di lepas pantai Iwate, Hokkaido, dan Aomori
Gempa bumi kuat telah melanda Jepang Utara. Peringatan dan imbauan tsunami telah diberlakukan.
Badan Meteorologi Jepang mengatakan gempa berkekuatan 7,5 terjadi di lepas pantai Sanriku, Prefektur Iwate pada pukul 16.52, dan memiliki intensitas di atas 5 pada skala Jepang 0 hingga 7 di daerah yang paling parah terkena dampaknya.

Harga minyak mentah Brent naik lantaran keterangan yang bertentangan


Kenaikan tajam menyusul serangan terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz dan pesan-pesan yang bertentangan tentang prospek negosiasi ulang antara Amerika Serikat dan Iran.

Baca selanjutnya...

 


Sesama Pedagang Ribut, Rebutan Lapak Di Scentia Summarecon Pagedangan


TANGERANG (wartamerdeka.info)  - Keributan antar sesama pedagang, diduga rebutan lahan lapak Universitas Pradita Summarecon,  Jecamatan Pagedangan,  Kabupaten Tangerang, terjadi lagi pada Sabtu malam sekira pukul 19.00 Wib (08/12/2018).

Mulyadi, salah seorang saksi di tempat kejadian mengatakan,  keributan tersebut berawal dari perebutan lapak sesama pedagang Cimol.

"Saya melihat salah seorang pedagang cimol bernama Kosim (49) membawa besi dan pisau dapur menghampiri pedagang lainnya bernama Wawan, yang sedang duduk di rumput pinggir jalan. Saat itu kaca gerobak milik Wawan dipecahkan oleh KoÅŸim. Setelah itu ia menÄ£hampiri Wawan lagi yang saat itu sedang duduk sambil menodongkan pisau ke tubuh Wawan," papar Mulyadi.

Ditambahkan, ketika ia melihat  kejadian tersebut sontak para pedagang lainnya termasuk dirinya spontan memegang tangan Kosim.  Namun ada perlawanan dari wawan dimana sempat ribut mulut, lalu dirinya (Mulyadi, red) ketika akan mengambil gambar/photo, ternyata Kosim telah kabur dahulu.

Menurut Mulyadi, diketahui bahwa alamat pelaku (Kosim.red) berada di Desa Bojong Nangka dekat rumah mantan lurah Medang, Narsita.

"Keributan yang terjadi sesama pedagang ini, merupakan contoh yang kurang baik dilihat oleh umum, dimana  ditempat tersebut seharusnya sesama pedagang meñjaga keamanan, ketertiban, kebersihan dan kenyamanan ditempat dia berdagang.  Diharapkan pula pihak Security Summarecon ikut berperan aktif dan bertindak tegas pula bukan sekedar memungut retribusinya saja dari para pedagang.  Apalagi hal ini sering terjadi," pungkas Mulayadi.

Sementara dari pihak Security Summarecon ketika disambangi media di Posnya untuk dikonfirmasi terkait keributan antar pedagang di wilayah kerjanya tidak berada di tempat. (Fatah/Khoer)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama