Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pelayanan Dukcapil Kab Tangerang Dikeluhkan Warga Pakuhaji


TANGERANG  (wartamerdeka.info)  - Banyak warga dari beberapa Desa yang ada di wilayah Kecamatan Pakuhaji. Kabupaten Tangerang,  mengeluhkan  pelayanan soal Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tangerang, terkait masalah KTP/KK serta Akte

Beberapa warga  kesal,  telah menunggu lama,  Kartu Keluarga atau KTP tak kunjung jadi.

Warga sejak pagi hingga siang berkumpul di ruang tunggu Kecamatan Pakuhaji, dengan harapan bisa mendapatkan KTP/KK agar bisa segera dapat digunakan untuk keperluan keluarga, seperti yang dialami Edy (nama samaran) warga Desa Pakuhaji, yang sudah hampir satu tahun belum jadi juga KTP nya.

Dikatakan Edy, bahwa ia sudah beberapa kali bolak balik ke kantor Kecamatan Pakuhaji hingga ke Dinas Kependudukan Catatan Sipil di Tigaraksa, tapi tak kunjung selesai, hingga akhirnya warga banyak yang kecewa atas pelayanan yang dilakukannya.

"Bayangkan, kita jadi bingung dibuatnya sudah kita berada di Kecamatan disuruh ke Dinas Kependudukan Catatan Sipil di Tigaraksa, eh sampai disana, disuruh balik lagi ke Kecamatan, jadi ribet nih kalau begini urusannya,"ucap Edy kepada awak media dengan nada kecewa, Rabu (23/01/2019).

Lanjutnya lagi, bahwa pelayanan ini dinilai warga sudah sangat kronis, mengingat kejadiannya sudah berlangsung lama, dan sangat merugikan warga.

"Saya jadi curiga sama petugas pelayanan Dukcapil baik di Kecamatan maupun di Dinas Dukcapil Tigaraksa, seperti ada permainan uang pelicin, dan nantipun warga berencana akan mengadukan ke bapak Bupati Tangerang atau langsung kepusat Jakarta, atau kalau perlu kita ke KPK," paparnya.

Sementara ketika akan dikonfirmasi Camat Pakuhaji. Kabupaten Tangerang, terkait masalah pelayanan KTP/KK dan lainnya, ia tidak berada di kantornya.

"Maaf..pak Camatnya sedang keluar, bisa datang besok aja pak, ini dari mana..?," ujar staf Kecamatan kepada awak media.(Fatah)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama