TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Prajurit Satgas Pamtas Buka Akses Jalan Menuju GKI Elsadae Bersama Masyarakat


PAPUA (wartamerdeka.info) - Prajurit Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Pos Muara Tami yang dipimpin Sertu I Putu melaksanakan kegiatan karya bhakti pembuatan akses jalan menuju Gereja GKI Elsadae bersama masyarakat Desa Skouw Sae, Muara Tami, Jayapura, Senin (21/01/2019).

Kegiatan ini merupakan salah satu komitmen Satgas Pamtas untuk menunjang kegiatan-kegiatan masyarakat khususnya dalam pelaksanaan ibadah agar berjalan dengan lancar dan khidmat.

Sebelumnya jamaah GKI Elsadae yang ingin beribadah harus melewati rerumputan liar yang tergenang oleh air dan tidak sedikit jamaah yang terpleset dan terjatuh dikarenakan kondisi jalan disekitar GKI Elsadae berlumpur dan berair.

Pendeta GKI Elsadae Bapak Suharjono mengucapkan terima kasih kepada personel Satgas yang sudah membantu membuat akses jalan sehingga dapat dilalui oleh para Jamaah. “Kami sangat berterima kasih kepada personel Satgas, dengan adanya akses jalan Jamaah dapat dengan aman menuju Gereja untuk beribadah tanpa khawatir basah atau pun jatuh,” ujarnya

Personel Satgas bersama-sama masyarakat menimbun rerumputan yang tergenang air dan lumpur untuk membuat akses jalan, dengan diadakan karya bhakti ini Jamaah GKI Elsadae sudah bisa melewati jalan yang sudah dibuat oleh personel Satgas bersama masyarakat sehingga kegiatan ibadah dapat berjalan dengan lancar dan khidmat.

“Kami melihat para Jemaah yang akan Ibadah kesulitan untuk berjalan menuju Gereja karena kondisi tanah yang licin dan berair dan ditutupi rumput, oleh karena itu kami berinisiatif untuk membuat akses jalan dengan menimbun tanah padat agar dapat dilalui para Jemaah menuju Gereja,” ujar Sertu I Putu. (R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama