// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Kemajuan Bangsa Ditentukan Tingkat Pendidikan Warganya


JAKARTA (wartamerdeka.info)  - Jakarta Islamic Education Fair (JIEF) 2019 hari ini resmi dibuka Kepala Badan Managemen Jakarta Islamic Centre,  KH. Ahmad Shodri.  Pameran ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari hari Jumat sampai dengan hari Ahad 22 sd 24 Februari 2019 di Convention Hall JIC. Dengan tema “Peluang dan Tantangan Pendidikan Islam di Era Industri 4.0”, acara ini menyuguhkan perkembangan dunia pendidikan Islam saat ini.

Dalam pembukaannya Kyai Shodri menjelaskan "Kemajuan suatu bangsa bukan ditentukan karena majunya pembangunan fisik saja tetapi ditentukan oleh majunya tingkat pendidikan warganya. Untuk itulah Jakarta Islamic Centre sebagai wahana pusat peradaban Islam Jakarta mengadakan pameran pendidikan Islam ini agar ummat bisa memilih dan menentukan lembaga pendidikan yang berkualitas demi masa depan bangsa yang lebih maju".

"Panitia JIEF 2019 berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Pendidikan menghadirkan siswa siswi di berbagai sekolah dengan bus sekolah gratis. Pada hari ini ada 18 buah Bus sekolah yang mengantar jemput anak-anak" jelas Rina Uswah Ketua Panitia JIEF 2019.


Adapun rangkaian acara pada hari pembukaan yakni penandatanganan MoU antara JIC dengan LBIQ, STIMIK Muhammadiyah Jakarta dan PT. Racer Robotic Indonesia. Lalu,  Keynote speak oleh Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA. Setelah Jumat, talkshow bersama KH. Wahfiudin Sakam, SE, M.BA tentang membagun pendidikan Islam Berkualitas dalam menghadapi Industri 4.0 dengan Dompet Dhuafa. Dilanjut dengan talkshow bersama Lembaga Ar-Risalah bahasa Arab sebagai bahasa Internasional dengan pembicara Dr. Abdul Aziz Mohammed Omer.  Serta dimeriahkan juga dengan lomba Marawis Muslimah di hari pertama pelaksanaan JIEF 2019.

"Selain itu, tidak kalah menarik di hari Sabtu 23 Februari besok juga terdapat lomba mewarnai dan Kompetisi Robotic untuk Pelajar SD, SMP, SMA sederajat. Dilanjutkan dengan Bincang LIPIA bersama Direktur LIPIA. Lalu, Dongeng “Ayo Mondok” dengan kak Tony dan Boneka Asan (Anak Santri) serta Bincang Religi “Menjemput Hijrah” bersama Terry Putri dan Kak Teddy Snada. Rangkaian hari kedua JIEF akan ditutup dengan talkshow Happiness Collaboration bersama Yadi Mulyadi (campaign & media relations Rumah Zakat)" jelas Kiki.

Hari ketiga menjadi puncak acara JIEF ini terdapat lomba Tahfidz Qur’an, Public Training Motivation “Solusi Lulus UN & SPMB” bersama Abdul Aziz Khafia, M.Si dan H. Rakhmad Zailani Kiki, S.Ag, M.M. Kemudian acara juga dimeriahkan oleh Hiburan Musik Religi IC Voice, Kompetisi Islamic E-Sport, Awarding Graduation JICBS dan Pengumuman Pemenang lomba JIEF 2019.

Acara ini free atau tidak dipungut biaya. Dan dapatkan informasi menarik seputar pendidikan Islam dengan mengunjungi stand pameran pendidikan Islam, maupun stand bazaar produk-produk Islami di Lobby Convention Hall maupun area luar lokasi acara.

Kepala Sekretariat Jakarta Islamic Centre, Ahmad Juhandi menjelaskan "Tahun ini JIC ada banyak kemajuan karena menggandeng kerja sama dengan banyak pihak. Dan yang lebih penting lagi, acaranya menjadi penanda bagi beroperasinya lembaga pendidikan JIC." tegasnya.(M)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama