TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Peringati HPSN 2019, CCAI Gaungkan Sekolah Adiwiyata Di Kabupaten Bekasi

 
Komandan Distrik Militer 0509 Kabupaten Bekasi, Letnan Kolonel Jimmy Hutapea memberikan kata sambutan pada Workshop Sekolah Adiwiyata di pabrik Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) Cikarang Barat (18/2/2019)
BEKASI (wartamerdeka.info) – Mendukung program pemerintah yang menargetkan penanganan sampah sebesar 70 persen dan pengurangan sampah 30 persen pada 2025, dan untuk mewujudkan Kabupaten Bekasi Baru Bekasi Bersih, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) melakukan serangkaian kegiatan memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019 di Kabupaten Bekasi.

Workshop Sekolah Adiwiyata, diselenggarakan untuk 50 sekolah setingkat SMA se-Kabupaten Bekasi hasil kolaborasi Jaringan Kerja (Jangkar) Ecovillage Kabupaten Bekasi, Forum Bank Sampah Kab.Bekasi bersama CCAI dan beberapa perusahaan lainnya di Kabupaten Bekasi.

Letnan Kolonel (Letkol) Jimmy Hutapea, Komandan Kodim 0509/Kab. Bekasi, yang berkenan memberikan sambutan pada Workshop Sekolah Adiwiyata yang bertempat di auditorium pabrik CCAI Cikarang Barat, menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas terlaksananya kegiatan workshop sekolah Adiwiyata, termasuk kepada CCAI yang berkenan mendukung terlaksananya kegiatan. 

Menurutnya, kegiatan masyarakat seperti ini sudah selayaknya mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik masyarakat, pemerintah maupun para pelaku industri. 

Menurutnya, dapat meningkatkan kepedulian banyak pihak terhadap kelestarian lingkungan hidup yang saat ini sangat dibutuhkan. Pasalnya, dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup, banyak manfaat yang dapat diraih, salah satunya adalah untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan dan menimbulkan bencana bagi banyak pihak.

Nurlida Fatmikasari, Regional Corporate Affairs Manager PAC & Sustainability, sebagai perwakilan dari CCAI turut berbagi informasi serta pengalaman perusahaan dalam memberikan pendampingan Sekolah Adiwiyata. 

Sejak akhir 2017, CCAI sudah aktif melakukan pendampingan kepada SDN 05 Sukadanau yang berada lingkungan terdekat dengan pabrik CCAI di Cikarang Barat.

Mieke, sapaan akrab Nurlida, mengatakan bahwa program Sekolah Adiwiyata ini sejalan dengan semangat perusahaan dalam rangka menjaga lingkungan hidup melalui peningkatan kepedulian anak usia dini terhadap lingkungan di sekitarnya. 

“Program pendampingan Sekolah Adiwiyata ini sangat sesuai dengan dua dari empat pilar tanggung jawab sosial perusahaan, yaitu kepedulian terhadap lingkungan serta pemberdayaan komunitas masyarakat sekitar area operasional,” tambah Mieke.

Dalam rangkaian peringatan HPSN 2019, CCAI juga melakukan edukasi pembuatan ecobrick bersama-sama murid SDN Sukadanau 05 (23/2). Tujuan ecobrick adalah metode meminimalisir sampah dengan media botol kemasan plastik yang diisi sampah plastik secara padat, sehingga memiliki nilai ekonomis. Kegiatan ecobrick ini berhasil mendaur ulang hingga 40,000 gram sampah plastik.  

Sekaligus memeriahkan HPSN di SDN Sukadanau 05, CCAI juga menyajikan story telling untuk murid-murid agar selalu menjaga lingkungan sehat dan bersih, dan menciptakan kebiasaan yang dapat menjaga kelestarian lingkungan hidup.(Ar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama