// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Bupati Muara Enim Beserta Istri Berangkat Haji Menggunakan Biaya Pribadi


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Bupati Muara Enim Ir H Ahmad Yani MM, bersama istri Ir Hj Sumarni MSi berangkat haji bersama 325 jemaah asal Muara Enim, Kamis (18/7/2019).

Mereka terbang menggunakan pesawat Saudi Arabia, sekitar pukul 08.15 WIB melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Selama perjalanan haji tersebut, bupati akan memastikan pelayanan kepada para jamaah asal Kabupaten Muara Enim berjalan baik. Terlebih, perhatiannya kepada jamaah lanjut usia yang jumlahnya sekitar 15 persen dari total jamaah.

Kabag Humas Pemda Muara Enim, Ari Irawan kepada  awak media mengatakan, bahwa bupati bersama rombongan masuk dalam kloter 12 Embarkasi Palembang.

Bupati Ir H Ahmad Yani MM selaku pembina haji Sumatera Selatan, sesuai Surat Keputusan (SK) gubernur, berangkat haji keduanya dengan biaya sendiri (mandiri). Menyetorkan uang sebesar Rp 69 juta rupiah.

Keberangkatan bupati Muara Enim ini sudah mengantongi ijin cuti dari Kementrian Dalam Negeri Republik 
Indonesia.

"Bupati akan memastikan bahwa pelayanan haji jamaah asal Kabupaten Muara Enim berjalan dengan baik,"kata Ari.

Sedangkan Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) kabupaten Muara Enim sudah ditunjuk sesuatu dengan mekanisme. Hal itu untuk memberikan pelayanan prima kepada para jamaah haji asal Kabupaten Muara Enim.

Pemerintah Kabupaten Muara Enim telah menetapkan Ainudin SPdi selaku Kasi Kemenag Muara Enim sebagai ketua klotet 12 gelombang pertama.

H Amin Lc selaku Kepala Kemenag Muara Enim bertanggung jawab memberikan bimbingan ibadah kepada jamaah, H Zulfikar SAg MM Kabag Kesra Muara Enim sebagai pelayanan umum.

Selanjutnya, dalam memberikan pelayanan kesehatan pemerintah daerah telah menunjuk dr Icon Herizo dari Dinkes Sumsel, Nurul Ayani perawat kesehatan RS Bari Palembang, dan Supartini perawat. Para petugas tersebut telah mendapatkan SK gubernur sehingga biaya di tanggung pemerintah.

"Mari kita doakan kepada semua jamaah haji, khususnya dari Kabupaten Muara Enim bisa menjalankan ibadah dengan lancar, dan mendapatkan pelayanan yang maksimal. Bisa kembali ke tanah air semuanya dalam keadaan sehat, dan gembira,"kata Ari. (Agus v)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama