// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Aksi Demo Mahasiswa Warnai Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta Periode 2019 - 2024


PURWAKARTA  (wartamerdeka.info)  -  Aliansi mahasiswa untuk kebenaran yang dipelopori Himpunan Mahasiswa Islam dan Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah kabupaten Purwakarta melakukan aksi demo di depan Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta yang saat itu sedang dilaksanakan Pelantikan 45 Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta untuk masa bakti 2019 - 2024, Selasa (6/8/2019).

Dalam orasi tuntutannya, Mahasiswa meminta kepada penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus Korupsi di Purwakarta yang melibatkan Anggota DPRD Incumbent yang dilantik  serta segera penjarakan pelaku Korupsi di Purwakarta.

Koordinator Lapangan Aksi Mahasiswa Didin Wahidin sekaligus Ketua Cabang HMI Purwakarta mengatakan, aksi ini adalah sebagai bentuk protes mereka dalam menyikapi tindak Korupsi yang marak di Purwakarta salah satunya yang muncul di Parlemen yang melibatkan Anggota Dewan yang terhormat

"Masalah Korupsi di Purwakarta sampai saat ini belum tuntas, salah satunya kasus SPPD Fiktif yang menjerat dua tersangka, sementara aktor intelektual sampai hari ini belum dipenjarakan,"  kata Didin kepada sejumlah awak media.

Pihaknya menolak adanya pelantikan Anggota DPRD Purwakarta Periode 2019 - 2024,pasalnya kurang lebih ada 23 Anggota DPRD yang kami duga terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi SPPD Fiktif.

"Kami menolak pelantikan hari ini, lebih dari 50% Anggota yang dilantik hari ini terindikasi kasus SPPD Fiktif ," pungkas Didin.

Dalam kesempatan terpisah salah seorang Anggota DPRD incumbent yang dilantik, kepada Wartamerdeka mengatakan: "Ini kan masalah sudah terang benderang sudah ada tersangkanya kok , jadi apalagi yang harus dipertanyakan." (A.Budiman).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama